beda cucak rawa jantan betina

Cara membedakan cucak rawa jantan dan betina

12 / 100

Daya tarik burung cucak rawa adalah suara ropelannya yang cetar-membahana, bahkan dapat terdengar hingga jarak yang cukup jauh. Cucak rawa jantan maupun betina sama-sama bisa berkicau, namun tentu saja kicauan burung jantan biasanya terdengar lebih bervariasi. Berikut cara membedakan cucak rawa jantan dan betina.

Cucak rawa yang banyak dijual di pasar-pasar burung umumnya berasal dari daerah Sumatera atau Kalimantan. Sedangkan untuk burung yang berasal dari Jawa sangat jarang ditemukan, kalaupun ada itu adalah burung hasil penangkaran.

Membedakan burung cucak rawa jantan dan betina sangat sulit dilakukan tanpa pengamatan terlebih dahulu, apalagi spesies ini dikenal jenis monomorfik, yaitu penampilan yang mirip antara burung jantan dengan betina.
Secara umum, ada beberapa ciri-ciri dan perilaku yang bisa diamati untuk membedakan cucak rawa jantan dan betina, yaitu:

Baca:   Cara melatih parkit agar jinak tangan

Cucak rawa jantan memiliki ciri-ciri dan perilaku sebagai berikut:

  1. Bentuk kepala besar dan bulat,
  2. Tubuh terlihat lebih kekar,
  3. Warna bulu di tubuhnya terlihat lebih tegas/tua,
  4. Corak hitam putih di bulu terlihat lebih tegas dan jelas,
  5. Bulu hitam di bawah matanya terlihat lebih jelas,
  6. Bulu di rahangnya yang terlihat lebih putih bersih,
  7. Ekor yang terlihat lebih panjang dan selalu menyatu,
  8. Paruh tebal, kokoh, dan cenderung melengkung,
  9. Perilakunya cenderung lebih agresif dan lincah,
  10. Saat melihat burung betina akan semakin atraktif.

Cucak rawa betina memiliki ciri-ciri dan perilaku sebagai berikut:

  1. Bentuk kepala datar, dan bulu di atas kepalanya terlihat lebih terang,
  2. Tidak memiliki belahan bulu di bagian dada,
  3. Bulu di bagian rahang berwarna putih namun cenderung keabu-abuan,
  4. Bulu hitam di bawah mata terlihat kurang jelas,
  5. Warna hitam putih di bulu tampak samar atau pudar,
  6. Ekor pendek dan sedikit mengembang,
  7. Perilakunya kurang agresif, dan terlihat lebih kemayu,
  8. Gerakannya cenderung lamban dan kurang lincah,
  9. Saat melihat pejantan, akan mengepak-ngepakkan sayap sambil membuka paruh,
  10. Kepala cenderung turun atau menunduk, sehingga terlihat sama rata dengan garis punggungnya.
Baca:   Memilih lovebird bahan berkualitas lomba

Itulah beberapa cara membedakan cucak rawa jantan dan betina. Setelah mengenali ciri-cirinya tersebut, langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan yang tepat. Untuk itu, silakan simak artikelnya berikut ini:

Tips merawat burung cucak rawa agar rajin bunyi

Semoga bermanfaat

Related Articles

Tips mengatasi lovebird paud yang ngering

Ngering atau ngeruji adalah perilaku tak biasa yang ditunjukkan burung lovebird saat mengalami penurunan kondisi yang dapat dipicu oleh berbagai faktor. Pada lovebird yang masih paud, ngering akan muncul saat burung sedang dilombakan, sehingga dibutuhkan penanganan khusus untuk mengatasinya agar burung bisa ngekek nagen. Empat faktor pemicu lovebird macet bunyiCara mengatasi kenari tak mau bunyi […]
Read more
Mengatasi kenari gacor jadi ngeriwik

Kenari gacor jadi ngeriwik? Ini solusi mengatasinya

Sering terjadi, burung kenari yang semula gacor, berubah jadi ngeriwik saja setiap harinya. Jika hal ini menimpa kenari kesayangan Anda, bisa dipastikan ada sesuatu yang salah dengan burung tersebut. Simak solusi mengatasi kenari gacor jadi ngeriwik berikut ini.¬† Cara memberikan jagung muda pada kenariMengatasi kenari yang ngeriwik saja dengan daun binahongKenari sakit pernafasan? Ini cara […]
Read more
mngatasi trotolan murai batu stres ngedrop

Tips pemasteran murai batu paud / trotolan

Mencetak murai batu yang mempunyai mental bagus dan suara bervariasi dapat dilakukan sejak burung masih berumur trotolan atau paud. Dalam usia yang masih muda itulah, murai batu akan mempunyai kemampuan yang baik untuk mendengar dan menirukan suara-suara yang didengarnya. Simak tips¬†pemasteran murai batu paud berikut ini. Perawatan murai batu tua agar tetap prestasiTips perawatan murai […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?