Cara merawat burung tledekan gunung yang masih bakalan

Cara merawat burung tledekan gunung yang masih bakalan

63 / 100

Merawat burung tledekan gunung yang masih bakalan agar cepat rajin bunyi membutuhkan lebih banyak perhatian dari burung yang sudah jadi. Selain memenuhi kebutuhan pakan hariannya, tledekan gunung bakalan juga harus dilatih mentalnya agar mau berbunyi kapan dan di mana saja.

Burung tledekan gunung masih berkerabat dekat dengan murai batu maupun kacer yang memiliki sifat teritorial dan fighter. Suara kicauannya yang nyaring dan penuh variasi menjadikan tledekan gunung banyak dicari kicaumania di berbagai daerah.

Di pasaran, burung tledekan gunung umumnya ditawarkan dalam kondisi yang masih bakalan atau muda hutan (MH). Burung bakalan lebih disukai karena harganya yang lebih terjangkau dari tledekan gunung yang sudah dalam kondisi jadi / gacor.

Meskipun begitu, perawatan burung yang masih bakalan membutuhkan banyak perhatian agar burung rajin berkicau. Selain melatih jinak, ada dua hal yang harus diperhatikan dalam perawatan burung tledekan gunung bakalan cepat bunyi, yaitu memperhatikan kebutuhan makanan dan vitaminnya.

Baca:   Cara mengatasi burung murai batu yang kutuan

1. Memperhatikan kebutuhan makanan

Makanan untuk tledekan gunung bakalan masih belum bisa dilepaskan dari serangga, terlebih lagi jika burung belum pernah dilatih makan voer. Untuk melatih burung bakalan mau makan voer, sobat kicaumania dapat membuka lagi tulisannya di sini.

Untuk menjaga kondisinya agar selalu sehat dan aktif selama masa perawatannya, burung tledekan gunung harus mendapatkan pakan tambahan bervariasi yang terdiri dari kroto, jangkrik, dan ulat hongkong / ulat kandang. Tata cara pemberiannya dapat disimak berikut ini:

  • Satu sendok teh kroto diberikan setiap pagi atau setelah burung diembunkan.
  • Ulat hongkong sebanyak 2-3 ekor diberikan saat burung diangin-anginkan setelah mandi pagi.
  • 2-3 ekor jangkrik diberikan setiap pagi dan sore hari.
  • Satu sendok ulat kandang diberikan setiap dua-tiga hari sekali.

Selama dirawat, pastikan burung tledekan gunung mendapatkan pakan voer yang bagus kualitasnya seperti Kristal Ciblek yang sudah diracik dengan aneka bahan yang kaya manfaat.

2. Memberikan multivitamin yang lengkapĀ 

Baca:   Settingan lovebird jantan agar stabil di lapangan

Melengkapi kebutuhan gizi dan vitamin burung tledekan gunung bakalan dapat dilakukan dengan pemberian multivitamin yang lengkap seperti Sup Plus Bird. Vitamin ini sudah terkenal di kalangan penggemar burung karena manfaatnya yang baik untuk kesehatan dan menjaga kondisi burung peliharaan.

Jika rutin dikonsumsi, Sup Plus Bird dapat membantu mendongkrak stamina, mental, dan daya tahan burung piaraan sehingga menjadikannya lebih cepat berkicau dengan suara yang lebih plong atau kencang. Sup Plus Bird dapat diberikan dengan cara diteteskan ke dalam air minumnnya atau dioleskan pada kroto maupun pakan tambahan lainnya.

Demikian cara merawat burung tledekan gunung yang masih bakalan.

Semoga bermanfaat

 

Related Articles

Penyebab bulu ekor burung tidak tumbuh dan cara mengatasinya

Burung yang bondol atau kehilangan bulu ekor akan membuat penampilannya jadi kurang menarik. Biasanya, bulu ekor yang rontok disebabkan oleh burung yang sedang mabung, atau bisa juga karena sebab lain. Berikut penyebab bulu ekor burung tidak tumbuh dan cara mengatasinya. Mengatasi kicauan jalak suren yang kurang variasiVitamin agar anis merah cepat ngeplongCara merawat burung cucak […]
Read more

Cara mengatasi burung stres karena kepanasan

Penjemuran yang dilakukan secara berlebihan dapat memicu stres pada burung peliharaan. Jika hal ini terus dibiarkan maka bisa fatal akibatnya, burung akan mengalami kondisi yang disebut heat stroke yang dapat berujung pada kematian. Berikut cara mengatasi burung stres karena kepanasan. Cara mengatasi burung yang macet mabungEnam cara merawat jalak suren agar cepat gacorTips mengatasi burung […]
Read more

Tips menjinakan burung kacer

  Banyak di antara para kicau mania merasa kesulitan mencari cara untuk menjinakkan kacer, entah itu kacer poci maupun kacer hitam. Apa sebab? Kacer-kacer tersebut biasanya Muda Hutan. Sehingga apabila perawatan awal tidak tepat sasaran, burung tersebut bukanya makin jinak malah makin giras. Sayangnya, tidak ada aturan baku dalam masalah ini. Setiap orang biasanya memiliki […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?