cara merawat burung rambatan untuk masteran

Tips merawat burung rambatan khusus masteran

Burung rambatan, disebut demikian karena perilakunya yang gemar merambat di batang-batang pepohonan saat mencari makanannya yang berupa serangga. Di kalangan penghobi burung, rambatan cukup disukai sebagai masteran karena suara kicauannya yang nyerecet tajam. Berikut tips merawat burung rambatan khusus masteran.

Nama resmi burung rambatan adalah munguk beledu atau gelatik munguk, merupakan jenis burung pemakan serangga kecil, ulat dan laba-laba. Jenis burung ini dikenal sangat agresif, lincah, dan cepat beradaptasi sehingga tak butuh waktu lama bagi burung ini untuk berkicau di lokasi yang baru.

Burung rambatan juga dikenal mudah dirawat, serta tidak membutuhkan penanganan maupun perawatan khusus untuk menjadikannya tetap aktif dan lincah. Hanya saja, untuk membuatnya rajin berkicau apalagi untuk masteran tentu membutuhkan lebih banyak perhatian.

Di bawah ini adalah beberapa cara merawat burung rambatan khusus masteran:

Baca:   Mencetak lovebird konslet sejak dini

Hal yang harus menjadi perhatian kicaumania dalam perawatan burung rambatan adalah pemberian pakan yang tepat. Kebutuhan pakan tersebut dibutuhkan untuk mendukung aktivitas dan juga agar burung selalu terjaga kondisinya sepanjang hari.

  • Setiap pagi dan sore hari, burung rambatan diberikan pakan berupa 3 ekor jangkrik ukuran kecil dan 2 ekor ulat hongkong warna putih.
  • Satu sendok kroto segar diberikan setiap dua hari sekali, khususnya di waktu pagi hari. Sedangkan jika rambatan belum mengenali pakan voernya, maka pemberian kroto dilakukan setiap hari dengan cara dicampurkan dengan pakan voer halus.
  • Pastikan saja voer yang dikonsumsi sudah terjaga kebersihan dan kualitasnya, untuk itu gunakan saja Voer Kristal Ciblek yaitu voer halus yang sudah diracik dengan aneka bahan yang baik manfaatnya untuk burung peliharaan.
Baca:   Empat cara merawat burung ciblek mabung yang benar

Perawatan mandi untuk burung rambatan sebaiknya dilakukan seminggu sekali, sedangkan penjemuran cukup dilakukan selama 10 – 20 menit saja, karena jenis ini termasuk burung yang tidak tahan dengan suhu panas.
Tempatkan sangkar di lokasi yang sejuk, nyaman, dan jauh dari gangguan hewan peliharaan maupun hewan liar lainnya.

Untuk menjaga kondisi sekaligus menjadikannya rajin bunyi untuk masteran, berikan tambahan multivitamin Sup Plus Bird yang dicampurkan ke dalam air minumnya.

Demikian tips merawat burung rambatan khusus masteran.

Semoga bermanfaat

Related Articles

Mengatasi kenari yang ngeriwik saja dengan daun binahong

Kenari yang semula rajin bunyi/gacor kemudian berubah jadi ngeriwik saja setiap harinya bisa disebabkan oleh burung yang kurang kondisi. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan beragam terapi untuk mendukung pemulihan kondisinya. Salah satu terapi perawatan yang bisa dilakukan adalah menggunakan daun binahong. Bagaimana caranya? Yuk simak ulasannya berikut ini. Kenari gacor jadi ngeriwik? Ini solusi mengatasinyaKenari […]
Read more
mengatur birahi lovebird

Cara cepat menjinakkan lovebird yang masih liar / giras

Lovebird yang sudah jinak atau tidak lagi takut kepada manusia, dapat lebih mudah dirawat daripada burung yang masih liar. Hal ini pun menjadi salah satu syarat dalam mencetak lovebird untuk lomba. Berikut salah satu cara cepat dan ampuh menjinakkan lovebird yang masih liar / giras. Tips dan cara menjinakkan lovebirdCara ampuh menjinakkan lovebird dengan cepatTips […]
Read more

Delapan cara melatih mental cendet muda / paud

5 / 100 Merawat burung cendet yang masih paud / anakan membutuhkan lebih banyak perhatian ketimbang perawatan cendet dewasa. Salah rawatan sedikit saja, burung akan berubah perilaku jadi sangat manja alias miyik. Itu sebabnya, pelatihan mental diperlukan terutama agar cendet tidak mudah miyik, dan agar kelak jadi burung berkualitas dari segi penampilan, gaya, maupun kicauannya. […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?