Cara mengatasi burung robin yang macet bunyi

Burung robin pernah sangat populer di era 1980 s/d 1980-an. Burung yang dijuluki robin peking ini terkenal dengan suara kicauannya yang receh sehingga banyak dipelihara untuk meramaikan suasana rumah dan pemancing burung peliharaan lain cepat bunyi. Tapi bagaimana jika si robin ini mendadak macet bunyi? Untuk itu, simak tips dan cara mengatasinya berikut ini.

Meski pernah popular, tapi robin bukanlah burung asli Indonesia. Spesies burung ini banyak dijumpai di Tiongkok, Himalaya, Kamboja, Myanmar, Vietnam, dan Laos. Di mancanegara, burung robin memiiki nama julukan lain yaitu Chinese Nightingale atau Nightingale dari Tiongkok.

Bukan tanpa alasan kalau burung ini dijuluki nightingale, karena selain suaranya yang ramai dan receh, burung ini juga kerap bersuara di malam hari. Di beberapa negara, memelihara robin sering dianggap membawa hoki atau keberuntungan, dan biasanya sangkar mereka digantang depan pintu rumah atau toko.

Robin terkenal dengan karakternya yang mudah dirawat dan cepat jinak. Burung ini juga sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya. Namun begitu, sering terjadi burung yang semula rajin bunyi mendadak macet bunyi yang disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:

  • Robin yang dirawat asal-asalan, misalnya kurang terpenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi dari makanan tambahan (EF).
  • Burung yang trauma karena diserang binatang predator.
  • Kondisi burung sedang menurun atau sedang sakit.
Baca:   Cara mengatasi lovebird emosi tinggi

Untuk mengatasi burung robin yang macet bunyi, maka beberapa pola rawatan berikut ini dapat diterapkan, yaitu:

  1. Mulai lebih teratur memberikan makanan tambahan atau EF, terutama serangga seperti jangkrik dan ulat hongkong yang diberikan 3 ekor setiap pagi dan sore hari, serta 1 sendok kroto setiap pagi hari.
  2. Berikan buah-buahan yang banyak mengandung air seperti pepaya, jeruk, dan jagung manis.
    Pengembunan dilakukan mulai lebih rutin, terutama 30 – 60 menit sebelum matahari terbit.
  3. Mandikan burung hingga basah kuyup setiap hari dengan menggunakan hand sprayer, setelah itu diangin-anginkan selama 20 menit, kemudian dijemur selama 30 s/d 60 menit.
  4. Untuk memancing robin berbunyi, dekatkan sangkarnya dengan burung lain yang sudah gacor khususnya gelatik batu, kolibri, pleci, dan kenari. Bisa juga dipancing bunyi dengan burung pancawarna yang masih memiliki kekerabatan dengan robin.
  5. Cas dengan robin betina setiap pagi, jika tidak ada bisa memanfaatkan suara panggilan robin betina dari perangkat mp3 atau handphone.
  6. Berikan multivitamin Sup Plus Bird untuk membantu memulihkan kondisinya. Sup Plus Bird mempunyai banyak manfaat di antaranya adalah mengatasi stres, dan mendongkrak stamina, mental, dan daya tahannya sehingga buung akan lebih terpancing untuk kembali aktif dan rajin bunyi.
Baca:   Cara membedakan burung jalak kerbau jantan dan betina

Sup Plus Bird bisa diperoleh melalui market place online seperti di Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee. Dapat juga dipesan melalui kontak Whatsapp yang ada di halaman ini.

Semoga bermanfaat

Related Articles

Cara terapi mandi untuk menambah durasi lovebird

Menambah durasi ngekek lovebird umumnya dilakukan dengan melatih burung secara rutin menggunakan kandang umbaran. Tapi selain itu, menambah durasi bisa juga dilakukan dengan menerapkan terapi mandi. Seperti apa terapi mandi tersebut? Simak tips dan caranya berikut ini. Baca:   Mengenali karakter dasar burung lovebird
Read more
cara memaster lovebird

Settingan jebol birahi lovebird jantan dewasa untuk lomba

Tidak mudah mengkondisikan lovebird agar selalu siap lomba, apalagi si pemilik harus faham betul bagaimana cara mengatur birahi momongannya agar tetap stabil. Penampilan lovebird memang akan lebih maksimal jika didukung dengan birahi yang stabil, begitu pun sebaliknya. Baca:   Cara membedakan burung jalak kerbau jantan dan betina
Read more
kebiasaan salah merawat lovebird

Hindari!! Kebiasaan salah dalam merawat lovebird

Lovebird sejatinya tidak memiliki sifat teritorial. Karakter asli spesies dari keluarga paruh bengkok ini adalah burung sosial. Tapi entah kenapa tak jarang dipelihara sendirian saja tanpa teman / pasangan. Padahal jika hal ini terus dibiarkan bisa memicu perilaku cabut bulu. Untuk itu, hindari!! beberapa kebiasaan salah dalam merawat lovebird berikut ini.  Baca:   Tips dan […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Kirim
Ada pertanyaan?
Powered by