murai batu susah mabung

Tips mengatasi murai batu yang susah mabung

Sering dijumpai burung murai batu yang bulunya sudah kering dan kondisi bulu ekornya berantakan, nyerit, pecah-pecah, atau sebagian ujungnya sudah tinggal batangnya saja seperti lidi. Hal ini umumnya disebabkan oleh burung yang belum juga turun bulu atau mabung, sehingga bulunya jadi tidak enak dilihat. Untuk mengatasinya, simak tips mengatasi murai batu susah mabung berikut ini.

Langkah pertama untuk mengatasi murai batu yang susah mabung adalah segera memindahkan burung ke tempat yang lebih tenang dan jauh dari keberadaan burung peliharaan lain yang sudah gacor, terutama yang sejenis. Hal ini agar murai batu merasa lebih tenang dan nyaman serta tidak terprovokasi untuk berkicau.

Dengan kondisi lingkungan yang tenang itulah, murai batu akan merasa lebih nyaman sehingga bisa terhindar dari stres maupun gangguan lainnya. Dengan demikian, metabolismenya akan jadi lancar, dan burung akan jadi lebih mudah memasuki masa pergantian bulunya.

Tahap selanjutnya adalah mengubah pengaturan EF (ekstra fooding) atau pakan tambahannya. Jika sebelumnya mendapatkan jangkrik sebanyak 5 ekor pada pagi dan sore hari, maka pada terapi kali ini pemberian jangkrik diturunkan jadi 2 – 3 ekor jangkrik saja.

Baca:   Tips mencetak kenari isian yang berkualitas

Kroto dikurangi secara bertahap setiap minggunya. Minggu pertama terapi kroto diberikan cukup 2 kali saja, di minggu berikutnya kroto diberikan 1 kali, lalu minggu-minggu selanjutnya kroto dihentikan pemberiannya. Mengurangi kroto hanya bersifat sementara yaitu agar bulu yang sudah rusak dan kering itu cepat rontok / turun bulu.

Sebagai alternatif, setap pagi dan sore hari diberikan 5 – 7 ekor ulat hongkong yang berguna untuk mempercepat proses rontok bulu. Setelah mulai terlihat ada bulu yang rontok, pemberian ulat hongkong bisa dihentikan.

Untuk mendukung terapi dan perawatannya, murai batu diberikan suplemen vitamin Sup Plus Bird yang selain membantu menjaga kondisi, stamina, dan daya tahannya juga mencegah murai batu stres akibat pengaturan pakan yang memang sengaja dibuat agar burung cepat ngedrop. Pemberian Sup Plus Bird sangat mendukung dalam proses peluruhan bulu hingga tumbuhnya bulu baru.

Baca:   Cara mengatasi trotolan murai baut yang stres dan ngedrop mentalnya

Metode terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi murai batu yang susah mabung adalah membawa burung ke arena lomba. Terapi ini mungkin dianggap cukup kontroversial, namun tujuan membawa burung ke lapangan tentu bukan untuk mendapatan gelar juara melainkan agar burung lebih cepat rontok bulu-bulu yang sudah kering dan rusak tersebut.

Ketiga metode di atas bisa dikombinasikan sesuai kebutuhan. Jika diterapkan secara teratur, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan mulai terlihat bulu-bulu yang rontok di dasar sangkarnya sehingga langkah lanjutan yang bisa dilakukan adalah memberikan perawatan mabung sebagaimana dijelaskan dalam artikel berikut ini:

Perawatan murai batu yang sedang mabungĀ 

Oke, Semoga bermanfaat

Related Articles

Cara membedakan burung branjangan jantan dan betina

Membedakan jantan dan betina burung branjangan sangatlah sulit, apalagi penampilan keduanya sama-sama mirip. Tidak bagi yang sudah faham dan pengalaman, membedakan jenis kelamin branjangan cukup dilakukan dengan pengamatan fisik serta mendengarkan suaranya saja. Berikut cara membedakan burung branjangan jantan dan betina. Empat cara bedakan jalak putih jantan dan betinaTips mengenali ciri ciri jantan betina sogok […]
Read more
tips master cendet

Cara cepat dan tepat memaster burung cendet

Read more

Perawatan cucak keling, si hitam yang bersuara lantang

Cucak keling atau camperling (Aplonis panayensis) memiliki suara kicauan yang cukup keras dan tajam. Jenis burung yang masih satu keluarga dengan jalak kerbau dan jalak suren ini banyak dipelihara untuk masteran atau memancing burung lain agar rajin bunyi. Berikut perawatan cucak keling, si hitam yang bersuara lantang. Cara merawat burung jalak yang masih anakanMengatasi jalak […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?