murai batu angkat kaki sebelah

Murai batu masih giras? Ini cara menjinakkannya

Memelihara murai batu yang masih bahan atau muda hutan membutuhkan kesabaran dan ketelatenan, terlebih lagi jika burung belum beradaptasi dengan lingkungan barunya. Perilakunya pun akan cenderung giras dan liar sehingga bisa merepotkan orang yang merawatnya. Berikut tips menjinakkan murai batu yang masih giras / liar.

Burung yang masih giras tentu akan menyulitkan dalam perawatannya, karena setiap didekati burung akan sangat ketakutan sehingga berpotensi menyakiti dirinya sendiri. Alhasil sang pemilik harus ekstra hati-hati saat akan mengganti pakan dan minumnya karena khawatir burung rawatannya itu terbentur perlengkapan sangkar saking ketakutannya.

Agar murai batu tersebut mau bunyi, maka langkah-langkah penjinakan harus segera dilakukan sehingga burung mampu mengenali situasi lingkungan di sekitarnya (adaptasi) dan tidak mudah takut atau kaget apabila didekati oleh orang yang merawatnya.

Berikut langkah-langkah menjinakkan murai batu yang masih giras / liar:

  1. Pengembunan dilakukan dengan lebih rutin yang bertujuan untuk meminimalisir stres pada burung murai batu yang masih bahan atau muda hutan.
  2. Letakkan sangkarnya lokasi yang tidak jauh dari aktivitas atau keramaian. Posisi gantungan sangkarnya pun dibuat tidak lebih tinggi atau hanya sebatas bahu saja.
  3. Untuk sementara murai batu tidak dijemur dulu sebelum burung mau bunyi atau ngeriwik di tempat ramai.
  4. Jika sudah bunyi, maka penjemuran bisa dilakukan cukup 1 jam dengan posisi sangkar tidak digantung tetapi cukup ditaruh di lantai.
  5. Untuk memudahkan pemberian EFnya, jangkrik terlebih dulu ditusuk lidi lalu diberikan pada burung. Secara bertahap setiap harinya panjang lidi dibuat pendek agar burung terbiasa diberi langsung melalui tangan.
  6. Saat berada di dalam rumah, gantungkan sangkarnya di ruangan yang ramai aktivitas seperti ruang televisi atau ruang keluarga. Bisa juga ditempatkan di lantai agar burung cepat beradaptasi dengan suasana ramai.
  7. Untuk membantu cegah stres, burung murai batu diberikan Sup Plus Bird yang juga bermanfaat untuk menjaga kondisi stamina dan daya tahannya. Selain itu, Sup Plus Bird sangat berguna untuk memancing burung agar mau rajin bunyi.
Baca:   Cara mengatasi murai batu telat panas saat lomba

Setelah murai batu mulai terlihat lebih jinak meski sebatas jinak lalat, perawatan berikutnya tentu akan lebih mudah. Dengan begitu, Anda bisa memulai memberikan settingan sesuai yang diinginkan. Untuk settingan dan perawatan burung murai batu, silakan simak lagi dalam artikel berikut:

Semoga bermanfaat

 

Baca:   Tips agar murai batu paud cepat bunyi

Related Articles

Suhu inkubator anakan lovebird, Pahami Sistem dan Caranya!

Suhu inkubator anakan lovebird – Anakan lovebird sangat rentan akan perubahan suhu extreme, karena anakan lovebird belum memiliki kekebalan kondisi tubuh yang stabil. Setelah lovebird berumur 2 minggu penangkar akan mengambil anakan tersebut dan bisa Anda pindah kedalam inkubator khusus. Suhu kisaran 30-35 derajat celsius dan kelembaban 70% hingga 85% merupakan suhu ideal agar kondisi […]
Read more
milet racikan jadikan lovebird juara

Cara menjadikan lovebird juara dengan milet racikan alami

Kepopuleran lovebird tak hanya sebagai burung masteran saja, tapi juga turut meramaikan arena-arena lomba di berbagai daerah. Memelihara lovebird untuk lomba tentu harus disertai dengan perawatan teratur, serta dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya. Kebutuhan pakan bernutrisi tersebut sangat berperan dalam menciptakan lovebird jawara. Simak cara menjadikan lovebird juara dengan milet racikan alami.  Cara mengatasi lovebird snotCara […]
Read more

Cara memilih lovebird prospek

Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?