Tiga masalah utama dalam ternak lovebird

Ternak lovebird semakin diminati oleh banyak kalangan, tapi tidak semua peternak bisa menikmati hasilnya terutama karena sering munculnya kendala yang berkaitan dengan piyikan burung. Untuk panduan, simak tiga masalah utama dalam ternak lovebird yang perlu diketahui.

Secara umum, ada tiga permasalahan yang kerap terjadi saat beternak burung lovebird, yaitu:

1. Induk yang tidak mau merawat dan meloloh anak-anaknya,

Induk yang tidak mau merawat maupun meloloh anak-anaknya menjadi bentuk permasalahan yang paling sering dijumpai dalam ternak burung lovebird. Kondisi ini biasanya dipicu oleh induk yang kurang pengalaman atau karena burung masih muda. Bisa juga dipicu oleh faktor lain seperti kandang yang kurang aman / nyaman, naik birahi, atau bahkan karena induk terlalu pemalas.

Jika hal ini yang terjadi pada lovebird yang sedang diternak, maka solusinya adalah segera memisahkan anakan burung untuk diberikan pelolohan secara manual.

2. Induk sering gigit dan cabut bulu anaknya

Baca:   Cara melatih kenari agar bersuara kencang dan panjang

Banyak faktor yang menyebabkan induk burung sering menggigit atau bahkan mencabuti bulu anaknya, di antaranya adalah stres karena terlalu sering berproduksi, kekurangan nutrisi terutama sodium, serta adanya gangguan ektoparasit.

Solusi yang paling baik adalah mengatur ulang jadwal reproduksi indukan dengan memberinya waktu istirahat yang cukup sebelum kembali dikembangbiakkan, serta melakukan pembenahan baik dari segi pemberian pakan maupun kebersihan kandang ternak dan lingkungannya.

3. Piyikan hilang dari sarang. 

Piyik yang menghilang dari sarang sering dianggap sebagai sebuah misteri besar bagi sebagian kicaumania. Bahkan tak sedikit yang menganggap hilangnya piyikan tersebut lantaran dimakan oleh induknya. Padahal, lovebird bukanah burung predator yang tega memangsa anaknya sendiri.

Fakta yang muncul di lapangan adalah bahwa piyik tersebut sebenarnya tidak hilang atau dimakan induknya, tetapi disebabkan oleh adanya piyik yang mati dan untuk mencegah munculnya bakteri dari bangkainya, maka sang induk akan berusaha “menghilangkan” bangkai tersebut (referensi: internet cocktail).

Baca:   American singer, kenari unggulan dari Paman Sam

Adapun cara induk burung melenyapkan bangkai anaknya adalah dengan menginjak-injak bangkai anaknya sampai rata dengan sarangnya. Hal ini akan menyebabkan bangkai lebih cepat kering karena tidak adanya cairan, sehingga bakteri tidak akan tumbuh dan berkembang di dalam sarangnya.

Itulah tiga permasalahan umum dalam ternak lovebird yang perlu diketahui. Untuk mencegah munculnya berbagai masalah dalam penangkarannya, maka peternak perlu memperhatikan kebutuhan gizi dan nutrisinya. Caranya adalah memberikan pakan yang berkualitas dan kaya nutrisi seperti halnya milet Cinderella, serta menambahkan multivitamin Sup Plus Bird setiap hari ke dalam air minumnya.

Semoga bermanfaat

 

Related Articles

Penyebab kacer ngebalon dan cara mengatasinya

Ngebalon atau mbagong adalah istilah yang digunakan kicaumania untuk menyebutkan perilaku burung kacer yang sering mengembangkan tubuh saat bertemu lawan mainnya di lapangan. Terkadang, perilaku tersebut dianggap cukup memalukan apalagi jika dilakukan di sebuah even lomba besar. Untuk mengetahui apa saja penyebab kacer ngebalon dan cara mengatasinya, silakan simak ulasannya berikut ini. More from my […]
Read more
lovebird ngekek

Penyebab lovebird jarang ngekek dan cara mengatasinya

Burung lovebird yang semula gacor lalu berubah jadi jarang ngekek, umumnya disebabkan oleh beberapa kondisi yang mempengaruhinya. Adapun penyebab yang paling sering ditemukan, adalah:  More from my siteCara mengatasi lovebird tidak nafsu makan dan lemasCara setting lovebird betina untuk lombaCara ampuh menstabilkan birahi lovebirdCara ampuh mengatasi lovebird gesek tangkringan / gestangCara settingan lovebid sebelum lomba […]
Read more

Panduan membedakan jenis kelamin burung

Panduan membedakan jenis kelamin pada beberapa jenis burung kicauan kadang sewaktu membeli burung bakalan , kita sering dibuat bingung apakah burung bakalan yang akan kita beli tersebut berjenis kelamin jantan atau betina. tetapi kalau kita setidaknya mepunyai gambaran mengenai perbedaan jenis kelamin dari burung kicauan tentulah hal itu tidak akan membuat kita bingung memilih lagi […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?