ciri cendet siap lomba

Suara cendet mengecil setelah mabung? Ini cara mengatasinya

Pada umumnya burung yang baru menyelesaikan masa mabungnya akan mempunyai penampilan yang lebih bagus dari sebelumnya. Namun tak jarang, ada juga beberapa burung yang setelah mabung malah memiliki suara yang mengecil, salah satunya adalah cendet. Nah, berikut penyebab dan cara mengatasinya.

Mabung bagi burung adalah waktunya cuti dari segala aktivitas yang menguras energi, termasuk berkicau. Pada masa inilah, burung lebih memfokuskan dirinya pada tahap-tahap mabung mulai dari peluruhan bulu hingga tumbuhnya bulu-bulu baru.

Oleh karena itu, baik itu burung yang biasa dipelihara sebagai rumahan, masteran, maupun lomba ketika memasuki masa mabung, maka perawatan yang diterapkan haruslah yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan perawatan mabung yang tepat tersebut, maka burung akan dapat menyelesaikan mabung tanpa masalah.

Jika burung tidak mendapatkan penanganan yang tepat semasa mabung, maka berbagai permasalahan bisa muncul di kemudian hari, misalnya suara kicauan yang mengecil atau kurang maksimal. Hal ini bisa terjadi pada semua jenis burung ocehan popular, termasuk cendet.

Baca:   Empat penyebab anis merah ngedrop

Berikut beberapa penyebab suara cendet mengecil setelah mabung:

Semasa mabung, cendet hanya mendapatkan asupan pakan kering saja (voer) tanpa pernah mendapatkan pakan tambahan serta suplemen vitamin yang dibutuhkannya.

  • Semasa mabung, cendet sering dijemur secara berlebihan.
  • Semasa mabung, cendet juga kerap dipaksakan untuk ikut lomba atau diadu dengan burung sejenis.
  • Semasa mabung, cendet mengkonsumsi pakan yang sudah terkontaminasi bakteri atau jamur. misalnya dari pakan voer yang selama beberapa hari jarang diganti baru atau sudah basi.
  • Sangkar cendet yang kurang terjaga kebersihannya, menyebabkan kotoran dan sisa pakan menumpuk sehingga menjadi tempat berbiaknya parasit maupun jamur yang dapat mengganggu organ pernafasan dan suaranya.
  • Burung yang masih dalam kondisi kurang fit paska mabung, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengumpulkan energi dan staminanya kembali.

Adapun untuk solusi mengatasi cendet yang bersuara kecil setelah mabung adalah sebagai berikut:

  • Memberikan tambahan suplemen vitamin seperti SUP PLUS BIRD yang berguna untuk menjaga kondisi sekaligus membantu meningkatkan stamina dan daya tahannya sepanjang hari.
  • Berikan pakan tambahan / EF secara rutin, misalnya jangkrik yang telah dicelupkan pada madu murni. Berikan EF tesebut dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya.
  • Berikan pakan EF lain seperti ulat bambu sebanyak 2 ekor setiap hari untuk membantu memaksimalkan suara kicauannya kembali.
  • Terapi mandi malam diberikan setiap 2-3 hari sekali.
  • Lakukan penjemuran dengan durasi yang lebih lama.
  • Latih cendet dalam kandang umbaran secara teratur setiap beberapa hari sekali.
Baca:   Tiga masalah utama dalam ternak lovebird

Itulah beberapa solusi mengatasi suara cendet yang mengecil setelah mabung.

Semoga bermanfaat

Related Articles

Permasalahan umum dalam penangkaran kenari

Meski terdengar mudah, namun tidak sedikit para penggemar burung kenari yang masih merasa kesulitan ketika mencoba menangkarkan burung kenari mereka, terutama dalam proses perjodohan dan perkembangbiakkannya. Beberapa tips seputar permasalahan umum dalam penangkaran kenari berikut ini bisa dijadikan panduan bagi anda terutama pemula yang mencoba terjun dalam dunia penangkaran. ┬áSecara umum masalah-masalah yang timbul ketika […]
Read more

Suhu inkubator anakan lovebird, Pahami Sistem dan Caranya!

Suhu inkubator anakan lovebird – Anakan lovebird sangat rentan akan perubahan suhu extreme, karena anakan lovebird belum memiliki kekebalan kondisi tubuh yang stabil. Setelah lovebird berumur 2 minggu penangkar akan mengambil anakan tersebut dan bisa Anda pindah kedalam inkubator khusus. Suhu kisaran 30-35 derajat celsius dan kelembaban 70% hingga 85% merupakan suhu ideal agar kondisi […]
Read more

Tips menjodohkan sepasang burung blackthroat

Meski bukan jenis burung lokal, tapi blackthroat atau yellow-rumped seedeater (Serinus atrogularis) adalah jenis burung yang sangat populer di Indonesia. Selain dirawat untuk masteran, burung ini juga banyak dicari untuk diternakkan. Untuk panduan pemula, berikut tips menjodohkan sepasang burung blackthroat. Cara merawat burung poksay mandarin biar gacorTips dan rawatan burung cucak hijau untuk pemulaPerawatan burung […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?