ciri cendet siap lomba

Suara cendet mengecil setelah mabung? Ini cara mengatasinya

Pada umumnya burung yang baru menyelesaikan masa mabungnya akan mempunyai penampilan yang lebih bagus dari sebelumnya. Namun tak jarang, ada juga beberapa burung yang setelah mabung malah memiliki suara yang mengecil, salah satunya adalah cendet. Nah, berikut penyebab dan cara mengatasinya.

Mabung bagi burung adalah waktunya cuti dari segala aktivitas yang menguras energi, termasuk berkicau. Pada masa inilah, burung lebih memfokuskan dirinya pada tahap-tahap mabung mulai dari peluruhan bulu hingga tumbuhnya bulu-bulu baru.

Oleh karena itu, baik itu burung yang biasa dipelihara sebagai rumahan, masteran, maupun lomba ketika memasuki masa mabung, maka perawatan yang diterapkan haruslah yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan perawatan mabung yang tepat tersebut, maka burung akan dapat menyelesaikan mabung tanpa masalah.

Jika burung tidak mendapatkan penanganan yang tepat semasa mabung, maka berbagai permasalahan bisa muncul di kemudian hari, misalnya suara kicauan yang mengecil atau kurang maksimal. Hal ini bisa terjadi pada semua jenis burung ocehan popular, termasuk cendet.

Berikut beberapa penyebab suara cendet mengecil setelah mabung:

Semasa mabung, cendet hanya mendapatkan asupan pakan kering saja (voer) tanpa pernah mendapatkan pakan tambahan serta suplemen vitamin yang dibutuhkannya.

  • Semasa mabung, cendet sering dijemur secara berlebihan.
  • Semasa mabung, cendet juga kerap dipaksakan untuk ikut lomba atau diadu dengan burung sejenis.
  • Semasa mabung, cendet mengkonsumsi pakan yang sudah terkontaminasi bakteri atau jamur. misalnya dari pakan voer yang selama beberapa hari jarang diganti baru atau sudah basi.
  • Sangkar cendet yang kurang terjaga kebersihannya, menyebabkan kotoran dan sisa pakan menumpuk sehingga menjadi tempat berbiaknya parasit maupun jamur yang dapat mengganggu organ pernafasan dan suaranya.
  • Burung yang masih dalam kondisi kurang fit paska mabung, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengumpulkan energi dan staminanya kembali.

Adapun untuk solusi mengatasi cendet yang bersuara kecil setelah mabung adalah sebagai berikut:

  • Memberikan tambahan suplemen vitamin seperti SUP PLUS BIRD yang berguna untuk menjaga kondisi sekaligus membantu meningkatkan stamina dan daya tahannya sepanjang hari.
  • Berikan pakan tambahan / EF secara rutin, misalnya jangkrik yang telah dicelupkan pada madu murni. Berikan EF tesebut dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya.
  • Berikan pakan EF lain seperti ulat bambu sebanyak 2 ekor setiap hari untuk membantu memaksimalkan suara kicauannya kembali.
  • Terapi mandi malam diberikan setiap 2-3 hari sekali.
  • Lakukan penjemuran dengan durasi yang lebih lama.
  • Latih cendet dalam kandang umbaran secara teratur setiap beberapa hari sekali.

Itulah beberapa solusi mengatasi suara cendet yang mengecil setelah mabung.

Semoga bermanfaat

Related Articles

ciri lovebird fighter

Ciri-ciri lovebird bermental fighter / petarung untuk lomba

Burung yang kerap menjadi sorotan di lapangan biasanya sudah mempunyai karakter dan mental yang sangat baik, salah satunya adalah bermental petarung atau fighter. Lovebird dengan mental tersebut tentu tidak akan mudah ngedrop saat dikepung oleh lawan mainnya di gantangan. Sebagai panduan, simak ciri-ciri lovebird bermental fighter / petarung untuk lomba berikut ini.
Read more

Pakan ciblek agar gacor dan ngebren

Perawatan burung ciblek agar rajin bunyi membutuhkan lebih banyak perhatian, khususnya dalam hal pemberian pakan dan nutrisinya. Untuk itu, simak beberapa pakan yang umum dikonsumsi ciblek agar gacor dan ngebren berikut ini.
Read more
lovebird betina cepat konslet

Cara memaksimalkan durasi ngekek lovebird

Durasi ngekek kini menjadi bahan pertimbangan para kicaumania dalam pemilihan lovebird yang akan dilombakan. Burung yang mampu ngekek dalam durasi yang lama dianggap bisa menarik perhatian juri sehingga bisa memberi nilai tambah ketika burung dilombakan. Untuk itu, simak cara memaksimalkan durasi ngekek lovebird berikut ini.
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Kirim
Ada pertanyaan?
Powered by