settingan trucukan harian lomba

Tips perawatan trucukan harian dan lomba

Meski dikenal cepat bunyi, tapi tidak semua trucukan bisa dilombakan. Perlu formula yang tepat agar burung bisa tampil dengan sempurna di gantangan dan menjadi jawara Untuk itu, universitas burung telah merangkum beberapa tips perawatan trucukan harian dan lomba.

Sedikit tips bagi anda yang ingin membeli trucukan untuk dilombakan, pilih burung yang mempunai mental dan sifat petarung atau fighter. Cirinya adalah ketika didekatkan dengan trucukan lain, maka tubuhnya akan tegak sambil berbunyi, atau mengangkat kedua sayapnya sambil mengeluarkan ropelannya.

Berikut tips perawatan burung trucukan harian dan lomba

  1. Setiap pagi atau satu jam sebelum matahari terbit, burung rutin diembunkan.
  2. Penjemuran dilakukan dalam durasi 15 s/d 120 menit yang bisa dimulai setelah pukul 07:00.
  3. Selesai dijemur, sangkarnya kemudian diberikan full kerodong.
  4. Untuk mandinya bisa dilakukan 1 – 2 kali seminggu, dengan menggunakan cepuk besar atau karamba mandinya.
  5. Asupan pakan buah-buahan dilakukan dengan berselang-seling setiap dua hari sekali, yaitu pisang dan tomat atau buah-buahan lainnya.
  6. Berikan ulat hongkong dan jangkrik seperlunya saja, atau bisa diberikan 1-2 ekor pada pagi dan sore hari.
  7. Pada malam hari, burung bisa diberikan kroto secukupnya.
  8. Berikan air minum yang bersih setiap harinya. Tambahkan beberapa tetes multivitamin Sup Plus Bird ke dalamnya sebelum diberikan pada burung. Sup Plus Bird bermanfaat menjaga kondisi dan daya tahan burung sepanjang hari.
  9. Bersihkan sangkar dan perlengkapannya dari kotoran maupun sisa-sisa pakan. Lakukan hal ini setiap hari untuk menjaga agar burung tetap nyaman dan tidak mudah sakit.
  10. Lakukan pemastean setiap hari selama kurang lebih 15 menit.
  11. Untuk melatih mentalnya agar siap lomba, biasakan melatihnya setiap 1 – 2 kali seminggu dengan trucukan lain yang sudah ngeropel.
  12. Sebelum digantang, tambahkan porsi jangkrik dan ulat hongkongnya lebih banyak dari biasanya atau disesuaikan kebutuhannya.
Baca:   Tujuh jenis tanaman liar untuk burung peliharaan

Fahami karakter dari burung trucukan tersebut apakah tipe basah atau kering. Jika tipe basah maka sebelum naik gantangan burung dimandikan terlebh dahulu, sedangkan jika tipe kering maka tidak perlu dimandikan.

Itulah beberapa tips perawatan trucukan harian dan lomba.

Semoga bermanfaat

Related Articles

Tips melatih cucak hijau mini makan voer

Cica-daun kecil atau lebih ngetop dengan sebutan cucak hijau mini merupakan jenis burung yang kini sangat populer di kalangan kicaumania. Bagi yang tidak sanggup membeli burung cucak hijau, jomin atau ijo mini ini menjadi pilihan alternatif kicaumania yang ingin mencoba merawatnya. Berikut tips melatih cucak hijau mini makan voer. 5 Cara meningkatkan stamina burung cucak […]
Read more

Cara memilih jalak suren di kandang ombyokan

Burung jalak suren yang aktif dan rajin bunyi sangat disukai oleh banyak orang. Di pasaran pun jenis burung ini umumnya dijual dalam kandang ombyokan. Jika pintar memilih, akan didapatkan burung yang kecerdasannya di atas rata-rata dan cepat sekali gacornya. Untuk itu, simak cara memilih jalak suren di kandang ombyokan berikut ini. Perawatan jalak suren trotolan […]
Read more
merawat murai batu kurang birahi

Perawatan murai batu tua agar tetap prestasi

Rentang hidup burung murai batu di alam liar umumnya berlangsung selama 7-8 tahun, sedangkan burung yang sengaja dipelihara atau ditangkar mampu hidup lebih panjang lagi. Di kalangan penghobinya, murai batu yang sudah tua pun masih cukup layak untuk dilombakan, bahkan tak sedikit yang kerap menyandang predikat jawara karena umur mapannya itu. Lalu, bagaimanakah perawatan murai […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?