memaksimalkan suara kacer

Tips memaksimalkan voluma suara kacer

Kualitas vokal burung kacer tentu berbeda setiap individunya, dan sangat tergantung pada faktor keturunan (genetika) maupun pola rawatan yang selama ini telah diterapkan. Untuk panduan, berikut tips memaksimalkan voluma suara kicauan kacer.

Kacer dengan suara kicauan yang lantang dan bervariasi tentulah akan menarik perhatian orang yang mendengarnya. Hal ini pula yang menjadikan banyak kicaumania berusaha dengan segala cara agar burung rawatannya itu memiliki volume suara yang lebih maksimal.

Pada dasarnya, kualitas suara burung kicauan diwariskan dari sifat induknya. Akan tetapi faktor genetis itu tentu tidak serta-merta menjadikannya memiliki kualitas vokal yang sama seperti induknya, karena sangat dipengaruhi faktor lingkungan dan pola rawatan hariannya.

Ada beberapa faktor penyebab kacer yang semestinya bersuara lantang namun cenderung berkicau dengan volume suara yang kurang maksimal, yaitu:

  • Burung sering ditempatkan di lokasi dengan suhu atau paparan panas berlebih, seperti di gantung di bawah atap seng, di teras loteng yang tidak beratap, dikerekan, atau terlalu dekat dengan kipas AC outdoor.
  • Setiap hari burung hanya mendapatkan asupan pakan berupa voer saja, tanpa pernah / jarang diberikan pakan tambahan (EF) seperti jangkrik, kroto, dll.
  • Air minum yang jarang dibersihkan sehingga berjamur dan penuh bakteri.
  • Adanya gangguan infeksi pada tenggorokan maupun organ pernafasannya.
  • Burung yang kurang staminanya lantaran jarang mendapatkan tambahan vitamin.

Untuk memaksimalkan volume suara kicauan kacer agar jadi makin lantang, maka pola rawatan berikut ini bisa Anda terapkan secara rutin setiap harinya:

  1. Melakukan pengembunan setiap pagi atau satu jam sebelum matahari terbit. Pada saat pengembunan, kacer bisa diberikan tambahan pakan berupa satu sendok teh kroto.
  2. Menjemur kacer dengan cara diumbar di kandang umbaran. Pengumbaran yang dilakukan setiap 2-3 kali seminggu dapat membantu melatih staminanya sehingga mampu bersuara dengan lebih kencang.
  3. Setelah dilatih umbaran, kacer diangin-anginkan di tempat sejuk sampai sore hari. Lakukan pemasteran dengan suara-suara tembakan atau ngerol sesuai keinginan.
  4. Berikan pakan voer yang bagus dan terjamin kualitasnya, karena dapat mempengaruhi kondisi, stamina, serta kualitas suara kicauannya. Selain voer, setiap hari kacer harus mendapatkan asupan pakan tambahan yang terdiri dari jangkrik, kroto, ulat hongkong, dll. Berikan dalam takaran yang disesuaikan settngan hariannya.
  5. Selama perawatan, kebersihan sangkar dan perlengkapannya harus selalu dijaga.
  6. Berikan vitamin Sup Plus Bird yang dapat merangsang burung untuk lebih rajin berkicau dengan suara yang lebih lantang. Selain itu, Sup Plus Bird juga bermanfaat untuk meningkatkan stamina, daya tahan, sekaligus mendongkrak sifat fighter burung kacer. Dapatkan Sup Plus Bird di sini.

Semoga bermanfaat

 

Related Articles

Tips memilih dan merawat burung tledekan

Tledekan gunung yang merupakan keluarga dari burung sikatan termasuk juga kacer dan muray batu adalah burung dari jenis petarung ( fighter ) , gayanya yang khas atau sering disebut oleh para kicaumania gaya nyekleknya merupakan daya tarik tersendiri bagi siapapun yang memiliki burung ini. dan disini saya akan membahas bagaimana tips memilih burung tledekan yang […]
Read more
lovebird ngekek panjang

Tips lovebird kuat main beberapa kelas lomba

Semakin bertambahnya jumlah kelas lovebird dalam satu even lomba, membuat banyak lovebird mania merasa tertantang untuk bisa mengikuti semua kelas tersebut. Tapi apakah burung rawatannya sanggup bermain full di semua kelas lomba? Simak tipsnya berikut ini.
Read more

Mengamati kondisi pleci dari bentuk kotorannya

Salah satu cara yang cukup efektif dalam mengetahui kondisi burung peliharaan adalah dengan melihat bagaimana bentuk dari kotorannya. Karena dari situ kita bisa mengambil kesimpulan apa yang sedang terjadi dan dialami oleh burung kesayangan kita. Mengidentifikasi kondisi burung melalui bentuk kotorannya itu bukan hanya berlaku pada satu jenis burung saja, melainkan juga pada semua jenis […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Kirim
Ada pertanyaan?
Powered by