melatih mental cendet

Cara melatih cendet agar fighter dan bongkar isian

Tidak berbeda dengan jenis ocehan popular seperti kacer atau cucak ijo, cendet mempunyai kemampuan menirukan suara kicauan yang sangat baik. Hal ini pula yang menjadikan banyak kicaumania begitu tertarik memeliharanya, baik untuk kelangenan maupun dilombakan.

Sudah bukan rahasia umum kalau cendet termasuk jenis burung yang sangat aktif. Bahkan beberapa cendet yang masih muda cenderung mempunyai perilaku buruk jika tidak dirawat dengan baik. Beberapa perilaku buruk tersebut antara lain terlalu manja/miyik, salto, hingga cabut bulu.

Namun seiring perkembangannya menjadi burung dewasa, perilaku tersebut berangsur-angsur akan menghilang. Cendet akan memiliki penampilan yang lebih tenang, dan semakin bertambah gacor. Biasanya pula, pada saat inilah cendet akan mulai diikutkan berlomba.

Tapi perlu juga diperhatikan bahwa sebelum melombakannya pastikan cendet sudah memiliki mental yang cukup. Dengan demikian, cendet akan bisa tampil lebih maksimal tanpa rasa takut ketika menghadapi lawan-lawan mainnya.

Baca:   Inilah ciri-ciri cendet siap lomba

Oleh karena itu, melatih mentalnya dibutuhkan agar cendet cepat fighter dan gacor bongkar isian di gantangan.

Berikut cara melatih mental cendet agar fighter dan bongkar isian:

  • Jika cendet terlalu giras, melatih mental bisa dilakukan dengan menggantungkan sangkarnya di tempat ramai. Usahakan pula sangkar digantung pada posisi yang lebih rendah atau cukup diletakkan di lantai agar burung terbiasa dengan aktivitas manusia.
  • Melatih cendet dengan untulan yaitu memanfaatkan kandang umbaran atau sangkar yang luas, lalu memasukkan burung atau binatang kecil ke dalamnya untuk diburu. Hal ini dapat memicu naluri alaminya sebagai burung predator, selain itu juga cukup ampuh mendongkrak mentalnya jadi lebih fighter.
  • Gantungkan sangkarnya di lokasi yang banyak pepohonannya misalnya di pekarangan rumah, disertai dengan memutarkan suara masteran full tembakan seperti suara lovebird atau ciblek.
  • Setiap semingu sekali, cendet diberikan pakan hidup yang berasal dari alam seperti belalang besar, kadal rumput, orong-orong, dsb. Sedangkan setiap hari, cendet mendapat asupan pakan tambahan berupa jangkrik, kroto, dan ulat hongkong secukupnya.
  • Cendet yang memiliki stamina yang baik cenderung memiliki mental yang lebih baik, oleh karena itu berikan multivitamin tambahan seperti Sup Plus Bird secara teratur setiap hari. Multivitamin tersebut diberikan dengan cara diteteskan ke dalam air minumnya.
  • Setiap 1-2 kali seminggu, cendet diberikan terapi mandi malam yang berguna untuk menjaga kestabilan birahinya.
Baca:   Solusi untuk cendet yang sering bunyi di bawah

Demikian cara melatih mental cendet agar fighter dan bongkar isian.

Semoga bermanfaat

Related Articles

Harga lovebird pasblue

Harga lovebird pasblue Lovebird ngantukan? Ini penyebab dan cara mengatasinyaBeberapa penyebab dan cara mengatasi lovebird macet bunyiTips jebol birahi lovebird jantan supaya cepat konsletSettingan lovebird ngekek panjang dengan glodok bambu setanKenali ciri-ciri lovebird yang sudah siap lombaCara membuat glodok bambu setan untuk terapi lovebird ngekek panjang Baca:   Cara mencegah dan mengatasi masalah pada kaki […]
Read more

Settingan kerodong lovebird rajin ngekek

Kain kerodong biasanya digunakan untuk mencegah paparan angin maupun menenangkan burung selama di perjalanan atau ketika cuaca sedang tidak bersahabat. Namun demikian, ternyata kerodong juga bisa difungsikan sebagai media terapi, khususnya untuk menjadikan lovebird makin rajin ngekek. Tips mencari settingan lovebird ombyokan prospekTips dan settingan lovebird ngekek jeda rapatIni ciri-ciri lovebird kekencangan dalam settinganTips settingan […]
Read more

Penampakan punai pengantin di Kampus IPB Dramaga

Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (Himakova) Fakultas Kehutanan IPB kembali menemukan spesies baru dari burung (aves) yang menghuni Kampus IPB Dramaga. Usai menemukan katak dan ular jenis baru pada monitoring sebelumnya, kali ini tim kembali menemukan burung berjenis Punai Pengantin alias Treron griseicauda.   Punai pengantin – Grey-cheeked pigeon ┬áSejak 2005, Himakova yang […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?