tanaman liar untuk kenari

Tujuh jenis tanaman liar untuk burung peliharaan

Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah sangat akrab dengan tanaman herbal yang memiliki manfaat baik untuk kesehatan tubuh. Namun begitu, manfaat tanaman yang banyak tumbuh liar ini tidak hanya bisa dinikmati manusia saja, beberapa jenis burung peliharaan pun seperti kenari dan lovebird, diketahui sangat menyukainya. Berikut tujuh jenis tanaman liar untuk burung peliharaan.

Meskipun tanaman herbal terdiri dari banyak jenis dan manfaat, namun tidak semua jenisnya bisa diberikan pada burung peliharaan. Ada tujuh jenis tanaman herbal yang sudah lama digunakan dan cocok untuk diberikan pada burung karena manfaatnya. Ketujuh jenis tanaman herbal tersebut adalah:

1 . Daun mengkudu 

Daun mengkudu cukup dikenal di kalangan penggemar burung Nusantara. Selain buahnya yang kaya manfaat, daun tanaman ini yang masih muda bisa dimanfaatkan menjadi pakan tambahan untuk burung peliharaan, khususnya kenari.

Manfaat daun mengkudu untuk burung peliharaan antara lain: Mengatasi suara burung yang serak, menjaga stamina, memiliki kandungan zat anti stres, mengatasi kegemukan, dan bersifat anti alergi. Daun mengkudu umumnya diberikan dalam bentuk mentah dengan cara digantungkan di dalam sangkar hariannya setelah dibersihkan.

2. Daun kemanggi 

Kemanggi atau daun kemanggi lebih disukai sebagai lalapan karna aromanya yang khas. Meski begitu, daun ini juga bisa diberikan pada burung peliharaan. Adapun manfaat daun kemanggi yang paling terkenal adalah mengatasi burung yang over birahi (OB) dan mengatasi indukan burung yang kurang produktif.

Baca:   Cara mengatasi burung murai batu yang kutuan

Daun kemanggi juga bermanfaat untuk mengatasi kaki burung yang sakit akibat gigitan serangga maupun penyakit bulbulan. Caranya adalah daun kemanggi terlebih dulu dilumatkan, lalu ditempel pada bagian kaki burung yang sakit.

3. Daun ginseng jawa 

Daun ginseng jawa lebih dikenal dengan sebutan som / kolesom jawa. Tanaman ini juga kerap digunakan sebagai pakan tambahan untuk kenari dan lovebird. Banyak yang percaya bahwa daun ginseng jawa yang diberikan secara rutin dapat mendongkrak stamina burung, sehingga membuatnya selalu aktif dan rajin bunyi.

4. Daun randa tapak 

Daun randa tapak juga banyak dimanfaatkan kicaumania sebagai pakan tambahan untuk burung peliharaannya. Tanaman yang banyak tumbuh liar di lingkungan ini memiliki manfaat untuk menjadikan burung lebih atif dan rajin berbunyi.

5. Daun dewa 

Daun dewa sudah banyak digunakan masyarakat Indonesia sejak dahulu. Daun dewa diyakini sangat bermanfaat untk menjadikan suara kicauan burung jadi lebih maksimal, meningkatkan stamina, sebagai anti stres, menjadikan bulu mengkilap, dan mengatasi burung yang kurus.

6. Daun binahong 

Daun binahong merupakan jenis tanaman herbal yang paling populer karena banyak digunakan kicaumania, terutama pada penggemar burung kenari. Daun ini dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah pada burung kenari, termasuk kenari yang cenderung ngeriwik saja.

Baca:   Tips perawatan burung kenari

Kandungan dalam daun binahong sangat bermanfat untuk kondisi tubuh, dan karena itu pula daun dari tanaman ini sangat ampuh untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan.

Daun binahong umumnya diberikan dengan cara direbus, lalu air rebusannya kemudian diberikan sebagai pengganti air minum untuk burung selama terapi / pengobatan. Metode lain adalah menggantungkan daun binahong mentah di dalam sangkar hariannya.

7. Daun krokot

Tanaman krokot kini banyak dicari para penggemar burung kicauan, khususnya dari jenis kenari. Daun yang tumbuh liar di pinggir-pinggiran jalan, halaman, dan perkebunan ini dipercaya dengan manfaatnya yang beragam untuk burung kicauan. Pemberian krokot secara rutin diyakini bisa menjadikan burung tambah rajin berkicau dengan suara yang lebih lantang.

Untuk informasi dan cara pemberian krokot pada kenari, silakan simak lagi dalam tulisan berikut ini:

Demikian tujuh jenis tanaman liar yang baik diberikan pada burung peliharaan.

Semoga bermanfaat

Related Articles

suara pancingan lovebird ngekek panjang

Suara pancingan untuk melatih lovebird ngekek panjang

Supaya lovebird mau bersuara ngekek panjang, bisa dilatih dengan menggunakan suara masteran yang sesuai. Namun tak jarang, tahap pemasteran ini cukup sulit dilakukan pada burung yang masih paud maupun dewasa yang cenderung malu-malu untuk berbunyi. Solusinya, Anda bisa memanfaatkan suara pancingan ngekek berikut ini untuk melatih lovebird ngekek panjang. Variasi suara walang kecek agar lovebird […]
Read more
merawat lovebird umur 1-3 bulan

Settingan lovebird umur 1-2 bulan agar ngekek panjang dan siap lomba

Untuk menjadikan lovebird balibu atau berumur di bawah lima bulan mempunyai suara ngekek dengan durasi yang panjang, maka perawatan dan pelatihan rutin harus mulai dilakukan sejak burung tersebut masih berumur 1 – 3 bulan. Dengan demikian, pada bulan-bulan berikutnya, mereka akan berada dalam kondisi yang siap lomba Cara melatih mental lovebird paudSettingan lovebird paud yang […]
Read more
lovebird galak

Ini sebab lovebird mendadak galak

Kebiasaan lovebird yang suka mengejar dan mau menggigit sangat sering dijumpai pada burung yang masih muda dan terlalu jinak. Jika terjadi pada burung rumahan tentu tidak akan mengganggu penampilannya, tapi lain halnya kalau perilaku ini muncul pada burung yang kerap dilombakan. Sebelum melakukan solusi mengatasinya, simak dulu apa saja penyebab mengapa lovebird berubah perilaku jadi […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?