murai batu kurang ngotot saat lomba

Cara mengatasi murai batu kurang ngotot saat lomba

Penampilan murai batu yang kurang ngotot ketika dilombakan tentu bukan tanpa sebab, karena jenis burung ini terkenal dengan karakternya yang agresif dan sangat teritorial. Berikut cara mengatasi murai batu kurang ngotot saat lomba.

Burung murai batu yang berjenis kelamin jantan akan memiliki suara kicauan yang khas, lantang, dan penuh variasi. Ketika dilombakan, murai batu yang tampil ngotot akan memiliki penampilan yang lebih maksimal, sehingga mampu berkicau dengan suara yang lebih lantang.

Adapun burung yang tidak bisa tampil dengan ngotot ketika bertanding, maka kemungkinan besar murai batu tersebut sedang kurang fit, misalnya sedang sakit atau habis mabung. Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan penampilan murai batu kurang ngotot di lapangan, yaitu:

Sedangkan murai batu yang tidak bisa tampil ngotot saat bertanding, maka kemungkinan besar burung tersebut sedang kurang fit, misalnya karena sakit atau habis mabung. Di samping itu, ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan penampilan murai batu kurang ngotot saat dilombakan. Beberapa faktor tersebut antara lain:

  • Murai batu tersebut tidak pernah mendapatkan terapi pengembunan
  • Burung yang kurang jemur, dan jarang dilatih dalam kandang umbaran
  • Setelan EF yang tidak tepat sehingga burung jadi kurang / terlalu brahi
  • Burung yang jarang mendapatkan suplemen multivitamin tambahan sehingga staminanya cenderng terus menurun
Baca:   Cara menjinakkan kacer giras agar cepat gacor

Untuk menanganinya tentu dibutuhkan pola rawatan harian yang rutin dan teratur. Berikut beberapa macam cara mengatasi murai batu yang kurang ngotot saat dilombakan:

1. Melakukan pengembunan rutin

Selama terapi pemulihan, pemberian mandi sebaiknya dikurangi atau dilakukan setiap beberapa hari sekali

Penjemuran harus dilakukan dengan sangat rutin setiap harinya. Penjemuran yang baik dilakukan pada pagi hari setelah matahari terbit. Adapun durasi penjemuran disesuaikan dengan karakter burung itu sendiri, karena ada yang bisa kuat dijemur selama 2 – 3 jam, tapi ada juga yang hanya sanggup bertahan di bawah terik matahari selama 1 jam.

2. Melatih burung dengan kandang umbaran

Secara teratur melatih burung dengan menggunakan kandang umbaran. Pengumbaran bisa dilakukan setiap hari atau beberapa hari sekali. Selain menjadikan burung jadi lebih aktif, pengeumbaran rutin bisa membantu meningkatkan stamina dan mentalnya.

3. Mengatur ulang settingan pakan tambahan / EF

Jika kondisi ini dipicu oleh burung kurang birahi, maka pemberian pakan / EF bisa lebih ditingkatkan setiap harinya, terutama pakan serangga seperti jangkrik dan kroto. Selain itu, berikan juga pakan tambahan lain yang bervariasi seperti klabang, ulat hongkong, cacing tanah, dsb.

4. Memberikan suplemen 

Banyak kicaumania jarang memberikan suplemen tambahan untuk burung piaraannya dengan anggapan bahwa mereka mendapatkan asupan nutrisi dari pakan tambahan yang dikonsumsi setiap hari. Padahal selama ini, asupan nutrisi hanya berasal dari satu – dua jenis pakan serangga saja dan hal inipun masih dianggap sangat kurang mencukupi kebutuhannya.

Baca:   Kesalahan dalam perawatan murai batu bakalan

Oleh karena itu, untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya itu, maka pemberian suplemen multitamin bisa diberikan dengan teratur. Pilihlah suplemen yang tepat dan memiliki kandungan yang bermanfaat bagi burung, salah satunya adalah Sup Plus Bird.

Sup Plus Bird merupakan makanan tambahan yang kaya akan kandungan multivitamin, multimineral, protein, dan asam amino yang dibutuhkan burung murai batu agar bisa tampil dengan lebih ngotot.

Dengan rutin memberikan suplemen ini yang dicampurkan dengan air minumnya, maka stamina burung akan lebih meningkat sehingga penampilannya akan jadi lebih maksimal. Selain itu, Sup Plus Bird juga memiliki beragam manfaat lainnya, yaitu:

  • Meningkatkan metabolisme
  • Melancarkan pernafasan sehingga suara burung jadi lebih lantang
  • Meningkatkan mental dan stamina
  • Menjadikan burung lebih rajin berbunyi
  • Menjadikan burung lebih aktif dan terjaga kondisinya.

Sup Plus Bird bisa Anda dapatkan dengan cara membeli di Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Atau bisa juga melakukan pembelian via pesan whatsapp di nomor: 087738873034

Itulah beberapa perawatan yang bisa diterapkan jika penampilan burung murai batu kurang ngotot saat lomba.

Semoga bermanfaat

 

Related Articles

lovebird konslet

Ini penyebab durasi ngekek lovebird terus menurun

Sehebat apapun lovebird di lapangan, ketika mengalami perubahan kondisi maka performanya pun akan jadi menurun. Durasi ngekek yang biasanya panjang akan berubah jadi pendek, atau bahkan tak mau bunyi sama sekali. Sebelum mulai untuk mengatasinya, simak terlebih dulu penyebab durasi ngekek lovebird menurun berikut ini. Baca:   Tips perawatan murai batu juara agar tetap aktif […]
Read more
memaster burung murai batu

Tips memaster burung murai batu agar lebih efektif

Melatih agar burung murai batu mempunyai kemampuan berkicau dengan baik bisa dilakukan dengen pemasteran. Ada beberapa metode pemasteran yang digunakan, mulai dari memanfaatkan burung masteran hingga memutarkan audio masteran dari perangkat mp3. Namun begitu, untuk mendapatkan hasil masteran yang maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut tips memaster burung murai batu agar lebih efektif. […]
Read more

Seputar penangkaran burung kacer

  Kacer ( Haur : sunda ) adalah burung yang memiliki temperamen tinggi terhadap burung apa saja yang memasuki wilayahnya/teritorialnya. Karena itulah banyak juga penggembar burung kicauan yang memeliharanya selain untuk dilombakan karena sifatnya yang fighter juga untuk sekedar didengar alunan kicauannya yang mengalun. Perawatan kacer pada dasarnya sama dengan burung burung pemakan serangga lainnya […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Kirim
Ada pertanyaan?
Powered by