Cara mengatasi burung murai batu yang tak mau bunyi saat lomba

Murai batu yang tak mau bunyi selama lomba berlangsung tentu akan sanga mengecewakan pemiliknya. Di saat yang lain sibuk bekerja, ia malah diam tak bersuara dan cenderung meloncat-loncat aja. Kondisi ini umumnya dialami oleh burung yang masih muda dengan mental yang belum stabil, tapi dipaksakan berlomba. Berikut cara mengatasi burung murai batu yang tak mau bunyi saat lomba.

Burung murai batu yang tak mau bunyi saat dilombakan umumnya disebabkan oleh kondisinya yang demam panggung. Hal ini menunjukkan bahwa burung tersebut tidak dapat beradaptasi sepenuhnya dengan suasana dan kondisi lomba yang ramai.

Kondisi seperti ini sangat umum dijumpai pada murai batu muda maupun dewasa yang kondisinya belum betul-betu jinak alias masih sangat giras. Murai batu yang kondisinya masih giras memang memiliki kecenderungan untuk selalu ketakutan ketika berada di tengah lomba yang ramai oleh aktivitas burung dan manusia.

Alhasil, ketika lomba dimulai, burung yang tadinya gacor saja ketika sendirian mendadak bisa macet bunyi ketika berada di antara burung lain sejenis.

Baca:   Solusi atasi murai batu yang kehilangan nafsu makan

Sebagai panduan, simak beberapa cara mengatasi murai batu yang tak mau bunyi ketika dilombakan berikut ini:

1. Mengenalkan lingkungan baru 

Mengenalkan lingkungan baru sangat memberi pengaruh besar terhadap perilaku dan karakter burung murai batu yang bersifat teritorial. Hanya saja, dalam pelatihan ini usahakan agar tidak ada burung sejenis maupun burung teritorial lain di lingkungan baru tempat menyimpan burung tersebut.

Jika dilakukan secara teratur, maka cara ini dianggap cukup ampuh menjadikan murai batu cepat beradaptasi dengan suasana dan lingkungan barunya, termasuk saat berada di arena lomba yang ramai.

2. Ikuti latihan secara teratur 

Sebelum mendaftar di even lomba berkelas besar, ada baiknya murai batu tersebut dilatih dalam lomba-lomba burung berskala kecil, misalnya latihan bersama yang dilakukan bersama rekan-rekan satu komunitas. Setelah burung sudah tak ragu lagi unjuk suara dan gaya dalam lomba tersebut, maka Anda bisa menjajal kemampuannya di even yang lebih besar lagi.

Baca:   Siulan nostalgia dari poksay hongkong

3. Meningkatkan stamina murai batu dengan suplemen 

Untuk mendukung penampilannya agar lebih maksimal saat dilombakan, maka burung murai batu tersebut harus mendapatkan asupan suplemen multivitamin yang tepat. Pemberian suplemen ini bertujuan untuk mendongkrak stamina dan daya tahan burung selama bertanding, sehingga mereka akan selalu mempunyai energi yang cukup untuk unjuk kebolehan melalui suara nyanyian dan gayanya.

Sup Plus Bird adalah suplemen yang aman dan cocok diberikan pada burung murai batu. Selain bisa meningkatkan stamina burung dengan cepat, suplemen ini juga mempunyai beberapa manfaat penting lainnya, yaitu:

  • Meningkatkan metabolisme,
  • Mendongkrak stamina,
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh,
  • Menjadikan burung tambah gacor,
  • Membuat suara semakin kencang,
  • Mengatasi burung yang over birahi,
  • Memulihkan burung yang macet bunyi,
  • Merangsang burung untuk rajin berbunyi.

Sup Plus Bird bisa didapatkan melalui Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak atau bisa juga melakukan pemesanan via whatsapp di nomor:  087738873034

Semoga bermanfaat

Related Articles

lovebird konslet

Empat cara mencetak lovebird konslet untuk pemula

Konslet adalah gaya ngekek yang unik, dan biasanya hanya dimiliki oleh burung yang sudah teruji mentalnya. Tidak mudah mencetak lovebird dengan gaya tersebut, apalagi si pemilik harus menjalani beberapa perawatan dan metode-metode tertentu. Namun begitu, empat cara berikut ini dapat dilakukan untuk mencetak lovebird agar cepat konslet.  Baca:   Siulan nostalgia dari poksay hongkong
Read more

Cara mengatasi jalak suren yang macet bunyi

Masalah paling umum yang dikeluhkan banyak penggemar kicauan adalah burung rawatannya yang berhenti berkicau alias macet bunyi. Pada burung jalak suren, kondisi ini tentu akan membuat pemiliknya merasa gundah. Burung yang biasanya cerewet dan rajin bunyi berubah jadi pendiam. Bagaimana mengatasinya? Simak caranya berikut ini. Baca:   Inilah ciri-ciri lovebird belum siap lomba
Read more

Cara merawat burung jalak hongkong untuk pemula

Jalak thailand atau blue-collared starling (Sturnus nigricollis) lebih dikenal dengan sebutan jalak hongkong di Indonesia. Spesies burung jalak ini pernah sangat populer di era 1990-an, terutama karena kemampuan mengocehnya dan pandai menirukan suara manusia. Berikut tips merawat burung jalak hongkong untuk pemula .. Baca:   Cara mengobati burung murai batu yang bersuara serak
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Kirim
Ada pertanyaan?
Powered by