Tips sukses ternak lovebird

Ternak lovebird yang dilakukan dengan penuh kesungguhan dapat memberi keuntungan bagi peternak yang mengelolanya. Selain untuk menambah koleksi burung piaraan, hasil ternakannya itu pun bisa dijual ke pasaran. Simak tips sukses ternak lovebird berikut ini.

ternak lovebird

 

Lovebird kini jadi salah satu burung paling popular di Indonesia. Selain dipelihara sebagai hiburan di rumah, banyak yang memelihara lovebird untuk dilombakan, atau diternak. Kepopuleran lovebird tidak terlepas dari daya tarik burung ini yang berpenampilan cantik, gampang jinak, dan bisa dikembangbiakkan.

Walaupun relatif gampang, tapi tak sedikit pemula yang justru mengalami kendala ketika beternak lovebird. Hal ini umumnya disebabkan oleh peternak yang terlalu mengabaikan beberapa hal penting dalam penangkarannya.

Sebagai panduan, berikut tips sukses ternak lovebird:

Ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum mulai beternak lovebird, yaitu:

  • Sepasang indukan yang terdiri dari burung jantan dan betina.
  • Indukan sebaiknya dipilih yang sudah berumur lebih dari 9 bulan.
  • Menyiapkan lokasi yang akan digunakan untuk menyimpan kandang ternak lovebird.
  • Menyiapkan kandang yang akan digunakan untuk beternak, bisa menggunakan kandang baterai maupun kandang aviary.
  • Menyiapkan kotak sarang / glodok lengkap dengan bahan-bahan sarangnya.
  • Menyiapkan pakan utama dan tambahan.
  • Meyiapkan multi vitamin.

Langkah-langkah beternak lovebird

Proses perjodohan 

Jika burung yang didapatkan masih berupa lovebird siapan atau yang belum pernah masuk kandang ternak, maka harus dilakukan tahap perjodohan terlebih dahulu. Tahap ini bertujuan sebagai bentuk pengenalan, sehingga masing-masing indukan tidak ada yang terlalu agresif.

Proses perjodohan dilakukan dengan menggantungkan sangkar keduanya dalam jarak yang berdekatan. Usahakan agar posisi tenggeran sejajar antar masing-masing sangkar, hal ini agar burung bisa saling berdekatan.

BACA JUGA  Cara setting lovebird betina untuk lomba
Gabung yuk dengan kami di Instagram

Proses perjodohan dianggap sudah berhasil jika kedua burung mulai saling memanggil dan selalu ingin bersama (ditandai dengan saling mengikuti, dan tidur berdempetan).

Memndahkan ke kandang ternak 

Jika didapatkan sepasang burung yang sudah sejodoh, maka langkah berikutnya adalah mencampurkan keduanya dalam kandang ternak yang sudah disiapkan. Selama beberapa minggu pertama, kandang ternak tidak dilengkapi dengan kotak sarangnya.

Jika mulai terlihat ada ketertarikan satu sama lain atau bahkan burung jantan mulai mengawini betina, maka Anda bisa segera memasukkan kotak sarang beserta bahan sarang yang diperlukan.

Proses produksi 

Proses produksi dimulai setelah indukan betina meletakkan telur-telurnya di dalam kotak sarang. Pada saat inilah, peternak harus bisa menjaga keamanan dan kenyamanan burung indukan selama mengerami telur-telurnya.

Setelah kurang lebih 12 hari kemudian, telur-telur akan menetas. Indukan akan mulai memberikan perawatan untuk anak-anaknya, mulai dari meloloh hingga memberinya kehangatan.

Ketika piyikan telah berumur 10 hari atau lebih, peternak bisa memasangkan ring pengenal di kaki-kakinya untuk memudahkan identifikasi. Ring ini biasanya bertuliskan kode asal usul indukan dan penangkarannya.

Setelah anakan berumur lebih dari 20 hari, peternak bisa memilih apakah ingin dilanjutkan sendiri dengan merawat anak-anaknya itu dengan cara diloloh, atau dibiarkan dirawat oleh induknya sampai berumur dewasa.

Satu s/d dua bulan kemudian,  anakan tersebut telah tumbuh menjadi lovebird trotolan. Pada saat inilah, peternak bisa menjualnya ke pasaran atau dirawat sendiri untuk kemudian dilatih sebagai burung masteran maupun lomba.

BACA JUGA  Ciri ciri lovebird paud

Pengaturan pakan 

Hal terpenting yang harus diperhatikan agar ternak lovebird bisa berjalan lancar dan sukses adalah memperhatikan asupan pakannya. Pakan yang disiapkan untuk indukan lovebird terdiri dari pakan biji-bijian dan sayuran.

Anda tentu tidak ingin memberikan pakan bijian yang biasa-biasa saja, apalagi jika ingin sukses menjadi peternak lovebird. Pakan biji-bijian yang dikonsumsi oleh burung indukan harus yang berkualitas dan memiliki kandungan nutrisi yang baik.

Pakan yang bisa menjadi pilihan sewaktu beternak lovebird adalah Milet Volume+ yang sudah diolah terlebih dulu dengan campuran bahan bermanfaat sebelum memasuki tahap pengemasan.

Kandungan nutrisi dalam milet Volume+ sangat baik untuk menjaga kondisi dan stamina burung indukan, sehingga proses ternak bisa berlangsung tanpa hambatan yang berarti.

Selan itu, milet Volume+ juga tidak membuat indukan mudah over birahi, sehingga bisa meredam perilaku agresif yang biasanya muncul ketika beternak burung.

Untuk hasil yang maksimal, pemberian milet Volume+ sebaiknya disertai juga dengan pemberian pakan tambahan yang terdiri dari beberapa jenis sayur-sayuran.

  • Milet Volume+ bisa didapatkan melalui Tokopedia dan Bukalapak, atau bisa juga melakukan pemesanan terlebih dahulu via Whatsapp di nomor: 089653152654

Demikian tips sukses ternak lovebird, semoga bisa mencerahkan kicaumania semuanya.

Salam sukses

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here