Gejala Penyakit Lovebird dan Cara Penanganannya, Baca Disini!

Penyakit Lovebird – Ternyata banyak sekali penyakit lovebird yang mungkin belum sobat kicau mania ketahui, mulai dari penyakit mata, saraf dan juga penyakit dalam. Terkadang Anda tidak tahu cara menangani suatu penyakit yang menjangkit pada lovebird kesayangan.

Sebelum mengobati lovebird, ketahui dulu apa penyebab lovebird terkena penyakit, virus atau bakteri. Bila lovebird terlihat lesu, badan kurus atau mata terlihat berair, Lovebird Nusantara akan berbagi solusi memecahkan masalah pada penyakit lovebird Anda di rumah dengan memberikan perawatan, obat, vaksin, pakan dan juga vitamin.


Ada 7 penyakit lovebird yang akan kami bahas berdasarkan sumber terpercaya dan pengalaman kami pribadi, berikut daftarnya:

  1. Penyakit snot
  2. Penyakit nyilet
  3. Penyakit diare/mencret
  4. Penyakit pernafasan
  5. Penyakit cacar
  6. Penyakit kutu
  7. Penyakit tetelo


Jangan kemana-mana, mari simak ulasan tentang penyakit pada lovebird selengkapnya dibawah ini.

Macam-macam Penyakit Lovebird dan Penanganannya!

 

1. Penyakit Snot

Penyakit Snot

Penyakit snot atau coryza adalah penyakit yang menyerang hampir semua jenis unggas, ciri-ciri snot adalah mata berair dan sedikit bengkak. Seperti halnya penyakit mata pada mata manusia, bila mata satu terkena snot, jika tidak lekas diobati bukan tidak mungkin kedua mata lovebird bisa terkena virusnya juga.

Snot disebabkan oleh bakteri Haemophillus gallinarum yaitu penyakit infeksi yang bisa terjadi pada semua jenis burung. Penularan penyakit snot bisa melalui kontak langsung antara burung lovebird, yaitu melalui debu, udara maupun dari air minum. Apabila dibiarkan penyakit snot bisa menyebabkan kematian pada lovebird.

Dampak yang bisa kita lihat jika lovebird terkena snot adalah:

  • Keluarnya cairan di mata 
  • Terjadi pembengkakan di daerah sinus infraorbitalis
  • Nafsu makan menurun
  • Kelopak mata lovebird menjadi lengket

Apa yang harus dilakukan bila lovebird terkena penyakit snot?

  1. Pertama sobat kicau harus memisahkan lovebird yang terkena snot dari lovebird lainnya.
  2. Bersihkan kandang lovebird yang terkena snot dengan memberikan obat anti bakteri lovebird ataupun dengan obat cairan detol, hal ini agar kandang steril.
  3. Mandikan burung dengan obat anti kutu karena biasanya obat tersebut juga bisa menghilangkan virus yang menempel pada bulu lovebird (obat yang recommended adalah FreshAves produk Om Kicau).
  4. Berikan antibiotik khusus penyakit snot, pilihan merk obat bisa sobat kicau pilih, bisa juga berkonsultasi dengan penjual obat maupun dengan para breeder yang punya pengelaman. Kalau Anda bingung memilih, pastikan saja menggunakan produk yang selama ini kawan kami gunakan, yakni StopSnot dibarengi dengan pemberian Kitolot Plus cream. 
  5. Berikan pakan dan multi vitamin tambahan agar stamina lovebird kembali fit, hal ini dapat membantu sistem kekebalan tubuh lovebird semakin optimal.
 

Merk obat anti snot akan kami jelaskan pada artikel berikutnya jadi terus baca perkembangan dunia lovebird di Lovebird Nusantara. Berikutnya kita masuk pada pembahasan penyakit nyilet, simak dibawah ini.

2. Penyakit Nyilet

 

Penyakit Nyilet
Source: smartmastering.com

Lovebird mania tentu pernah dengar istilah “nyilet”, penyakit dimana bobot burung berkurang dengan indikasi tulang dadanya terlihat menonjol. Ada banyak faktor terjadinya nyilet mulai dari kekurangan gizi dan bisa jadi terkena penyakit pencernaan yang diakibatkan cacing.

Nyilet juga bisa terjadi lantaran burung lovebird sedang sakit, terjadinya penurunan nafsu makan, akhirnya lovebird terlihat kurus dan tulang dada menjadi menonjol. Bila tidak ditangani secara intensif bukan tidak mungkin lovebird bisa mati.


Lalu bagaimana cara penanganan bila lovebird kita terserang penyakit nyilet?. Indikasi penyebab penyakit lovebird nyilet yang dilansir dari Omkicau.com dan pengalaman kami adalah sebagai berikut:

  • Masalah pakan, vitamin, sangkar kotor.
  • Avian goiter (gondok).
  • Masalah paruh.
  • Keracunan logam berat.
  • Parasit, virus dan kutu.

Bagaimana cara penanganan lovebird nyilet?

  1. Lovebird sendirikan ditempat yang tenang dan sejuk.
  2. Bersihkan sangkar, alat pakan dan minum dengan obat antispetik bisa menggunakan cairan obat detol, gunanya agar kandang dan alat pakan steril.
  3. Jangan dimandikan hingga lovebird sembuh dari nyilet.
  4. Berikan obat anti nyilet, dapat diberi ditoko burung, merk obat akan kami jelaskan pada artikel lain.
  5. Berikan pakan yang biasanya lovebird Anda sukai, entah milet campur, jagung, kangkung.
  6. Terus pantau perkembangan kesehatan hingga kondisi lovebird berangsur pulih.
  7. Berikan multivitamin dan mineral agar penyerapan makanan berlangsung bagus baik semasa burung sakit maupun dalam kondisi sehat untuk berjaga-jaga. Multivitamin rekomendasi kami (obat yang teruji di antara teman-teman penangkar dan penghobi lovebird) adalah BirdVit dan BirdMineral produk Om Kicau.

Setelah hal diatas sudah dilakukan, pantau dulu penyakit nyilet pada burung lovebird Anda. Apakah karena paruh ataukah memang penyakit dari dalam. Kami akan membahasnya pada artikel berikutnya.

3. Penyakit Diare (mencret)

Penyakit Diare


Penyakit diare sering menjangkit pada burung lovebird hal ini bisa kita lihat dari prilaku burung yang terlihat lesu, kotoran cair seperti kotoran berwarna putih bahkan kotoran bercampur dengan darah. Hal ini akibat gangguan pencernaan burung yang sedang terganggu karena faktor cuaca, virus maupun bakteri.

Gabung yuk dengan kami di Instagram

Diare atau mencret apabila tidak lekas diobati bisa saja menyebabkan kematian pada burung lovebird Anda. Penyakit lovebird ini sering terjadi ketika musim penghujan tiba, burung yang jarang dijemur bisa berakibat kurangnya vitamin E dan daya tahan tubuh menurun.

Apa saja gejala penyakit diare pada love bird?

  • Kotoran menjadi encer, berwarna putih, coklat dan kadang keluar sedikit darah.
  • Burung terlihat lesu dan nafsu makan hilang.
  • Burung lovebird selalu gelisah
  • Bulu mengembang
  • Sering turun karena daya tahan tubuh melemah.

Penanganan apa yang harus dilakakuan bila lovebird terkena diare?

  1. Pindahkan lovebird agak jauh dari burumg lainnya (karantina)
  2. Bersihkan kandang secar rutin 2 kali sehari, hal ini bertujuan agar bisa memantau kotoran lovebird dari hari kehari.
  3. Berikan air bersih, ganti tiap pagi dan sore.
  4. Jangan berikan extra fooding berupa kanggung dan sayur hijau lainnya.
  5. Berikan obat diare khusus untuk lovebird. Obat terbaik untuk lovebird yang terinfeksi diare adalah Bird First Aid (BFA). Selain mengandung antibiotik, BFA juga mengandung glukose yang bisa membantu memberikan tenaga pada burung yang lemah karena tidak mau makan selama sakit.
  6. Pantau terus perkembangan kondisi burung hingga lovebird terlihat pulih kembali.
BACA JUGA  Milet cinderella bikin lovebird gacor

Hewan sama seperti manusia butuh perhatian dan kasih sayang jadi jangan bosan-bosan memberikan perawatan ekstra kepada lovebird yang sakit agar burung bisa aktif kembali seperti sedia kala. Berikut kita uraikan permasalahan tentang penyakit pernafasan pada lovebird, simak ulasannya dibawah ya…

4. Penyakit Pernafasan
Penyakit pernafasan adalah salah satu penyakit lovebird yang sering dikeluhkan oleh para kicau mania Nusantara karena tiba-tiba saja lovebird macet bunyi, volume suara kecil dan mungkin kesulitan bernafas, namun penyakit ini jarang sekali terjadi pada burung lovebird.

Pernafasan biasanya menjangkiti lovebird pada musim penghujan tiba, bisa karena memang cuaca musim hujan yang dingin, udara menjadi lembab dan penyakit mudah sekali menular. Biasanya lovebird akan terdengar seperti ngorok.

Lovebird macet bunyi terkadang bukan hanya dari penyakit namun melainkan lovebird sering dilombakan dan daya tahan tubuh menurun yang berakibat kondisi lovebird ikut drop. Lendir dalam tenggorokan juga bisa mempengaruhi hilangnya suara burung, otomatis pita suara terinfeksi oleh penyakit dan akhirnya suara pelan dan bisa juga hilang.

Apa penyebabnya?

  • Cuaca (suhu dingin dan lembab).
  • Debu (bisa terhirup oleh lovebird).
  • Virus (seperti sejenis flu).
  • Tungau (menyerang kantung suara).

Penanganan untuk lovebird sakit pernafasan seperti apa?

  • Pisahkan lovebird yang terserang penyakit pernafasan ketempat yang jauh dari lovebird lain.
  • Bersihkan kandang rutin setiap hari, para peternak wajib selalu menjaga kebersihan kandang ternak
  • Beri pakan dan vitamin tambahan agar stamina lovebird kembali fit.
  • Berikan obat khusus untuk pernafasan, BirdTwitter, berikan sesuai dosis yang dianjurkan.
  • Jangan memandikan lovebird dulu.
  • Lovebird dijemur setiap hari antara jam 6 hingga jam 10 pagi.

Lovebird Nusantara tidak membahas literatur sistem pernafasan unggas, hanya saja sesak nafas pada burung lovebird jarang sekali terjadi dan 4 faktor diatas adalah beberapa penyebab lovebird terserang penyakit.

5. Penyakit Cacar
Penyakit Avian Pox/Patek/Penyakit cacar bisa menyerang lovebird maupun burung unggas lain seperti ayam, bebek, dan 60% spesies unggas lainnya. Cacar termasuk kedalam virus yang mudah menular bila tidak segera ditangani. Disebarkan melalui nyamuk yang terinfeksi cacar, lalat, makanan, air ataupun burung lainnya.

Adakah gejala burung lovebird terkena cacar?

Dilansir dari Wikipedia, lovebird yang terkena penyakit ini memperlihatkan gejala papula kecil berwarna, di kulit tidak berbulu, radang dan berdarah. Bercak kuning pada selaput lendir mulut burung serta penyumbatan pada hidung, hal ini dapat membuat burung mati karena sesak napas.

Papula adalah benjolan kecil disekitar kulit berukuran kecil hingga sebesar biji kacang serta berwarna merah, kuning, putih dan kuning coklat.

Cacar pada burung lovebird terdiri dari 2, cacar air dan cacar kering. Cacar air bisa terlihat pada bagian sekitar tubuh, selaput lendir, tenggorokan, leher. Akan berdampak pada pernafasaan burung, sulit makan dan burung terlihat lesu.

BACA JUGA  Ragam jenis burung murai batu ekor hitam

Cacar kering paling sering terlihat disekitar mata, kaki dan pangkal paruh. Terdapat benjolan kecil berbentuk bulat kering seperti bisul yang mengering.

Bagaimana menangani burung yang terkena cacar?

  1. Pisahkan burung dan karantina burung dari lovebird lainnya
  2. Bersihkan sangkar dan wadah pakan dengan menggunakan obat desinfektan, bisa juga menggunakan detol cair lalu jemur sangkar dibawah terik matahari.
  3. Ambil lovebird lalu bersihkan bagian kulit yang terkena cacar dengan menggunakan kain, spon, atau tisu yang sudah diberikan cairan alkohol 70% atau detol cair. Bertujuan agar virus mati dan tidak menempel pada bulu.
  4. Berikan obat khusus cacar yang bisa anda beli di toko burung, obat apa saja? nanti akan kami bahas pada artikel berikutnya.
  5. Setelah selesai, masukan lovebird dan berikan pakan, extra fooding dan vitamin stamina, BirdVit, agar kondisi burung kembali optimal.

Punya pengalaman mengenai penyakit lovebird? silakan berikan saran dan kritik pada kolom komentar dibawah artikel ini.

6. Penyakit Kutu

Penyakit Kutu
Source: warrenphotographic.co.uk

Pernah melihat lovebird sering menggaruk-garuk kepala, mencabuti bulunya, mematuki bulu, dan sering sekali gelisah? burung yang bertingkah demikian biasanya terserang kutu.

Mungkin Anda malas untuk membersihkan sangkar sampai-sampai lovebird jadi tidak terurus dengan baik dan akhirnya terserang kutu, jika tidak lekas diobati maka kutu akan semakin berkembang biak.

Kutu pada lovebird bisa menjangkit kapanpun, ini berimbas pada kesehatan burung. Lovebird akan menjadi lesu, makan lahap tapi bentuk badan makin kurus, lalu apa penyebabnya dan cara penanganannya?

Apa penyebab datangnya kutu?

  • Burung jarang dimandikan.
  • Jarang merawat sangkar sampai kotoran menumpuk.
  • Terkena lovebird lainnya.

Apa penanganan bila lovebird terkena kutu?

  1. Pisahkan burung yang terkena kutu dari burung lovebird lainnya.
  2. Bersihkan sangkar lovebird lalu jemur dibawah sinar matahari.
  3. Cuci krodong lovebird.
  4. Ambil dan pegang burung lovebird.
  5. Mandikan dengan menggunakan shampoo anti kutu khusus untuk burung, yakni FreshAves. Kenapa kami merekomendasikan FreshAves? Karena FreshAves tidak mengandung zat peluruh bulu (removal) yang biasa digunakan agar air cepat menempel di bulu. Sebab peluruh bulu, atau remover, merusak bulu dan MENIMBULKAN MASALAH ketika lovebird memasuki masa mabung.
  6. Ulangi kembali memandikan lovebird hingga kutu benar-benar hilang.

7. Penyakit ND atau Tetelo
ND (Newcastle Disease) atau biasa kita sebut tetelo adalah penyakit mematikan yang biasa terjadi pada unggas besar, lovebird memang jarang sekali terkena penyakit ini karena dominan ND sering menjangkiti unggas besar seperti ayam, itik dan unggas lainnya.

Gejala klinis burung terserang tetelo ialah:

  • Hidung berair
  • Sayap turun
  • Ngorok
  • Kepala melipat
  • Kaki terseret
Pada burung dewasa kematian dapat terjadi antara 2-3 hari setelah terserang tetelo, pada burung muda bisa menyebabkan kematian langsung saat terserang tetelo.
Secara klinis belum ada obat yang bisa diberikan langsung ke burung yang terkena virus ini. Anda hanya bisa memberikan pengobatan berupa penambahan vitamin, itupun hanya untuk memperkuat kondisi burung. Vaksin bisa diberikan tapi saat burung belum terserang virus ND ini.

Penyakit lainnya selain yang Lovebird Nusantara jelaskan diatas seperti Bulu lovebird mengembang dan kusam, lovebird menghadap sayang, lovebird mencabuti bulu sendiri, sendi tulang kaki lovebird bengkak, berak kapur dan masih banyak penyakit lain yang bisa kita diskusikan bersama di Blog ini.

Silakan bertanya tentang permasalahan lovebird Anda, kami akan membantu bersama rekan-rekan kicau mania pada kolom komentar dibawah

Demikian uraian mengenai penyakit lovebird, masalah dan solusi yang telah kami jelaskan semata-mata adalah sebagai pemecah masalah pada dunia lovebird se Nusantara. Semoga dapat membantu sobat kicau mania semua, salam ngekek…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here