Mengenali kriteria burung cucak jenggot yang baik

Burung cucak jenggot dikenal sebagai burung masteran yang dilombakan. Suara burung ini cukup kasar sebagai masteran tetapi cukup latah pula jika bertemu burung sejenisnya. Perawatan burung cucak jenggot tentu tergantung kondisi dari burung tersebut ketika pertama kali di dapatkan, dengan mengetahui kriteria burung yang sehat maka burung pun akan lebih cepat ke tahap gacor atau rajin bunyi.

cucak+jenggot



Berikut beberapa kriteri bagaimana memilih burung cucak jenggot bakalan yang memiliki prospek sebagai burung lomba.

  • Burung sehat yang bisa tampak dari pandangan mata yang jernih tidak berair, nafsu makan yang besar, mencengkeram tenggeran dengan kuat dan tidak goyah, bulu-bulu mulus, dan aktif bergerak.
  • Namanya juga cucak jenggot, maka memilih burung yang bagus tentu saja mencari burung yang memiliki bulu-bulu jenggot yang tebal dan besar.
  • Memiliki paruh yang tebal dan panjang, dengan lubang hidung yang tembus yang diyakini memiliki volume suara yang kencang.
  • Mata besar dan melotot dengan posisi sangat berdekatan dengan pangkal paruh.
  • Memiliki kepala yang besar dan tidak bulat, karena kepala yang besar merupakan salah satu tanda bahwa burung tersebut pintar (mudah dimaster).
  • Memiliki tubuh panjang serasi (proporsional).
  • Rata-rata dipilih burung yang memiliki belahan dada (bulu terbelah di bagian dadanya).

Sedangkan untuk memilih burung cucak jenggot berjenis kelamin jantan bisa dibedakan dengan memperhatikan: 

  1. Burung cucak jenggot jantan memiliki tubuh yang berukuran besar dan panjang.
  2. Memiliki bulu di kepala atau jambul yang berdiri tebal
  3. Memiliki pandangan atau wajah yang tampak garang.
  4. Bulu-bulu pada bagian dadanya yang dominan berwarna kekuningan.
  5. Memiliki ekor yang panjang
    Jika diraba bagian supit udangnya lebih sempit dan tajam.

Sedangkan ciri-ciri umum burung cucak jenggot betina adalah:

  1. Memiliki tubuh yang lebih kecil dan bulat
  2. Ekot yang pendek dan kalau berdiri agak melengkung tidak rata dengan punggungnya.
  3. Meski tidak semua tapi rata-rata memiliki jambul yang tipis dan sering diturunkan.
  4. Memiliki paruh yang tipis dan simetris. 
  5. Terdapat warna yang memudar keputihan pada bagian pipinya.
  6. Bulu-bulu pada bagian dada yang berwarna kusam atau pudar keputih-putihan.

 

Baca:   Ayo buat cucak jenggot cerewet

Related Articles

Membuat pakan untuk pakling, calandra dan sanma

Burung-burung seperti mongolian lark, calandra lark, dan sanma adalah spesies burung impor dari jenis lark. Dalam perawatannya burung jenis ini membutuhkan asupan pakan yang bergizi tinggi agar tetap fit dalam kondisi cuaca dan suhu di Indonesia. Pakan tersebut bisa didapatkan dengan membuat sendiri pakan racikan untuk Pakling, Calandra dan Sanma dengan menggunakan bahan-bahan makanan yang […]
Read more

Pengkolonian Pleci kunci utama pleci lebih rajin berbunyi

Memelihara burung pleci agar lebih cepat pada kondisi rajin bunyi dengan suara yang kencang, maka kita perlu memperhatikan apa keinginan burung tersebut. Dalam hal ini. pleci adalah burung koloni, jadi salah satu kunci utama dalam perawatan pleci adalah mengkolonikan mereka. Bisa dengan cara memelihara lebih dari tiga ekor secara bersamaan atau bisa juga dengan sering […]
Read more

Tips perawatan burung yang akan ditinggal mudik

Lebaran sebentar lagi, bagi anda yang memiliki keluarga atau sanak keluarga di luar daerah, ini adalah waktu yang tepat untuk berkumpul bersama mereka. Namun masalah muncul bagi anda yang memelihara beberapa ekor burung peliharaan di rumah, karena tidak mungkin membawa serta burung-burung tersebut untuk mudik. Untuk menjawab solusi anda, berikut beberapa tips perawatan burung yang […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?