Mendeteksi burung yang sakit

burung sakit
Burung merupakan hewan yang rentan terhadap kematian jika dibandingkan hewan mamalia, pada umumnya burung yang sakit dengan gejala tidak mau makan lebih dari satu hari saja akan berujung pada kematian jika tidak segera mendapat pertolongan pertama. 

Mendeteksi burung yang sakit secara dini merupakan hal yang sangat penting agar nyawa burung dapat diselamatkan. 

Gejala awal burung yang sakit adalah mulai malas atau berhenti berkicau, nafsu makan berkurang dan raut muka nampak lesu. Jika burung anda mengalami gejala seperti itu, maka burung anda harus segera mandapat pengobatan atau dibawa ke dokter hewan. 


Burung yang sakit dengan gejala TIDAK MAU MAKAN, harus segera mendapat tindakan sebagai berikut :

Burung diletakan pada tempat atau ruangan yang tenang dan tersendiri

Baca:   Tiga tahap mencetak kenari bersuara panjang
  • Dalam sangkar diberikan lampu 10-15 watt sehingga suhu ruangan/sangkar sekitar 33-35 C
  • Untuk burung pemakan serangga dapat disuapi dengan telur rebus yang dipotong-potong, atau dengan serangga jangkrik, kroto, ulat hongkong atau dengan buah-buahan. Burung diberi obat BERAK KAPUR sesuai dengan aturan pakai. 
  • Untuk burung kenari, perlu di suapi dengan bubur bayi beras merah dicampur kuning telur rebus dan diberi obat LESU. Jika kenari tiba-tiba tidak mau berkicau dan burung tersebut masih mau makan telur maka perlu diberi obat KURUS sesuai dengan aturan pakai. 
  • Agar kondisi badan cepat pulih burung yang sakit harus disuapi tiap 2 jam sekali atau minimal 3x sehari. 


TANDA-TANDA BURUNG SAKIT

Burung yang sakit ditandai dengan gejala :

Baca:   Suara pancingan untuk melatih lovebird ngekek panjang
tiba-tiba tidak mau berkicau meski nafsu makannya masih baik, malas berkicau, suara serak, atau putus-putus, batuk-batuk, nafas terdengar kmeresek, bulu tidak bisa rontok, nyulam, lesu, nafsu makan berkurang/tidak mau makan sama sekali, bulu mengembang, kurus, kaki diangkat-angkat.

Related Articles

Memilih masteran yang sesuai untuk kenari

Kenari tidak hanya dikenal pandai berkicau dengan suaranya yang mengalun, tapi juga memiliki kecerdasan untuk meniru suara kicauan burung lainnya alias mimikri. Karena itu pula, tak sedikit kicaumania yang tertarik memaster kenari mereka agar mempunyai lagu-lagu yang lebih bervariasi. Untuk panduan, berikut tips memilih masteran yang sesuai untuk kenari. Baca:   Tips dan settingan lovebird […]
Read more

Solusi untuk kacer yang suka gigit dan cabut bulu

Kacer kanibal, begitu kicaumania di dalam negeri menyebut perilaku burung kacer yang suka menggigit dan mencabuti bulu-bulunya sendiri. Dalam istilah internasional, perilaku tersebut dikenal dengan sebutan Feather Plucking dan umum dijumpai pada semua jenis burung peliharaan, tidak terkecuali kacer. Bagaimana cara mengatasinya jika terjadi pada burung kacer? Simak tipsnya berikut ini. Baca:   Tahap-tahap menuju […]
Read more

Settingan kolibri ninja agar cepat gacor

Kolibri ninja atau konin adalah spesies burung mungil dengan warna bulu metalik yang sangat digemari di kalangan kicaumania. Selain memiliki suara kicauan yang penuh variasi, kolibri ninja juga punya gaya ngobra yang menarik. Berikut tips dan settingan kolibri ninja agar cepat gacor. Baca:   Memoles lovebird paud ombyokan agar siap lomba
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Kirim
Ada pertanyaan?
Powered by