Bagaimana membedakan cockatiel jantan dan betina

Untuk burung cockatiel yang masih muda mungkin kita akan mengalami kesulitan bagaimana membedakan jenis kelamin mereka, kecuali kalau sudah melewati masa mabung pertama mereka pada usia 6 – 8 bulan dan kemudian menjadi berusia dewasa. Cockatiel yang masih berwarna aslinya abu-abu akan mudah terlihat perbedaannya dikala berusia dewasa, dalam hal ini untuk burung jantan akan memiliki wajah ang berwarna kuning cerah sedangkan betina yang juga berwarna abu-abu akan memiliki warna kuning yang pucat. Burung jantan memiliki warna abu-abu gelap dalam seluruh tubuhnya tidak demikian dengan betina yang memiliki warna kusam dan cenderung berwarna coklat keabu-abuan. dari bulu ekor juga bisa telihat dengan jelas dimana burung betina akan memiliki pola ekor yang bergaris pada bagian bawah ekor mereka.

Itu adalah bagaimana cara membedakan jenis kelamin burung cockatiel jantan dan betina yang masih memiliki warna aslinya yaitu abu-abu.

Baca:   Tips membedakan Muray batu jantan dan betina

lalu bagaimana membedakan jenis kelamin burung cockatiel yang sudah mengalami mutasi warna seperti albino, cinnamon, lutino, pearl dan pied ? tentulah kita akan sedikit mengalami kesuitan bagaimana membedakannya disini. tapi biar tidak kecewa berikut ini merupakan panduan bagi anda bagaimana membedakan jenis kelamin burung cockatiel yang sudah mengalami mutasi warna tersebut :

  1. Burung Jantan akan lebih sering bersiul dan berkicau dibanding burung betina.
  2. Burung betina akan terlihat lebih tenang, tidak seagresif burung jantan.
  3. Burung Jantan berkicau dengan bersiul, sedangkan burung betina hanya memekik.
  4. Burung Betina lebih cenderung berdesis dan menggigit.
  5. Banyak yang melihat perbedaan jantan dan betina dari warna oranye pada bagian pipinya misalnya jika warna tersebut terlihat gelap dan lebih terang berart burung jantan. sedangkan burung betina warna orange dipipiny terlihat sedikit dan tidak terang (tidak menor seperti jantan).
  6. Jika ada bintik atau garis pada bagian bawah bulu ekor atau sayapnya maka itu adalah burung betina, namun hal ini bisa terlihat jika bulu-buluny diarahkan pada cahaya yang terang ( dengan cara dipegang burungnya dan dilihat dibawah cahaya). 
  7. Burung jantan lebih cenderung sering mengangkat sayap mereka sedikit dengan dada yang membusung.
  8. Coba berikan cermin di hadapan cockatiel tersebut, jika jantan maka ia akan langsung terpesona dan selalu memperhatikan bayangannya sedangkan burung betina lebih sering menghindari dan sama sekali tidak tertarik dengan bayangannya sendiri dalam cermin.
Baca:   Empat cara bedakan jalak putih jantan dan betina

Berikut adalah gambaran bagaimana membedakan burung cockatiel jantan dengan burung betina.

xxx

Related Articles

Mengobat penyakit mata pada LB

Lovebird yang terindikasi terkena penyakit mata harus secepatnya diobati dan dipisahkan dari burung sejenis lainnya agar tidak menulari burung lainnya. selain itu juga untuk menghindari dampak yang timbul dari sakit mata tersebut seperti katarak dan kematian karena mata yang tidak dapat melihat jelas makanannya sehingga badan LB menjadi kurus dan berpenyakitan. Untuk mengobati mata lb […]
Read more

Mengenali French Molt (Mabung Prancis) pada burung parkit

Seperti juga burung kicauan jenis lain, burung parkit tidak bisa lepas dari berbagai penyakit yang bisa menimpanya termasuk salah satu penyakit yang paling umum dan sering dialami oleh burung parkit yaitu penyakit bulu atau dikenal banyak kalangan sebagai French Molt (Mabung prancis). Penyakit yang menyebabkan kerusakkan pada bulu parkit ini disebabkan oleh virus yang disebut […]
Read more

Mengenal burung serindit

Serindit (Bahasa Latin : Loriculus, Eng:Hanging Parrot) adalah burung-burung dalam genus burung paruh-bengkok Loriculus. Burung-burung ini berukuran kecil dan tersebar di hutan tropis di Asia Tenggara. Burung ini kerap dicari untuk memaster burung seperti Anis Merah, Muray Batu , Cendet bahkan Lovebird Merawat burung yang satu ini tidak terlalu sulit. Untuk makanannya cukup diberikan jenis […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?