Tips dan Trik Membeli Burung

SEPERTI halnya membeli barang pada umumnya, membeli burung membutuhkan ketelitian, kejelian dan kesabaran. Apalagi bila calon pembeli adalah masih tarap pemula.
Sebelum menjatuhkan pilihan, tentukan maksud dan tujuan pemeliharaan. Apakah hanya sekadar ikut-ikutan trend, memenuhi kesenangan, koleksi, hobi, atau untuk dilombakan (kontes). Bagi penggemar burung, apalagi yang menjadikan burung peliharaannya untuk diikutkan kontes harga memang tidak menjadi masalah. Akan tetapi tidak demikian halnya dengan seorang pemula atau hanya sekadar ikut-ikutan trend, karena bagi pemula  akan berpikir dua kali bila harus membeli burung oceh semisal , Anis Kembang, Murai Batu, Canary dan lainnya rata-rata seharga Rp 300.000 keatas.

Karenanya, sebelum membawa burung pulang sebaiknya pemilihan dilakukan dengan berhati-hati. Kalau bisa burung yang dibeli memiliki kualitas baik atau yang berkualitas dan mampu memberi kebanggaan tersendiri.

–>

Ada beberapa langkah dan pertimbangan yang dapat digunakan bila akan membeli burung.
Banyak bertanya kepada rekan atau orang dekat yang lebih dahulu memiliki kegemaran, memelihara burung (kontes, adu maupun koleksi).
  • Ajaklah teman untuk bersama-sama ke penjual atau pasar burung.
  • Cari penjual burung yang jujur, biasanya tempat berjualan selalu ramai dikunjungi dan koleksi burung berkualitas. Biasanya, penjual burung yang jujur memberitahukan kondisi burung yang dijualnya, asal-usul induk maupun sifat burung yang dijual.
  • Sebisanya harus mengetahui asal-usul burung. Adakalanya burung yang dijual tidak diketahui asal-usulnya, apakah hasil curian, tangkapan atau penangkaran. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kualitas (terutama burung oceh dan adu).
  • Burung untuk kelas kontes (ocehan) maupun balap, biasanya menggunakan burung dengan jenis kelamin jantan. Untuk menentukan jenis kelamin burung harus jeli benar.
  • Berdasarkan pengalaman para penjual dan pemerhati burung, ada beberapa patokan yang bisa dipegang. Pertama, perhatikan matanya. Bila mata tampak menonjol, berarti burung jantan. Sebaliknya bila datar, tentulah berkelamin betina. Patokan tersebut bisa digunakan pada saat kita memilih piyik, trotolan, maupun bakalan.
  • Ciri lainnya, yang selama ini diterapkan penggemar burung adalah dengan mengamati bulu-bulu di bagian pantat. Bulu-bulu di bagian pantat dimana burung betina umumnya polos sewarna. Ciri yang mudah adalah biasanya suara burung jantan lebih keras daripada betina.
  • Seorang penggemar burung kontes pasti akan memerhatikan suara, baik volume maupun irama lagunya ketimbang postur tubuh. Berbeda dengan penggemar burung adu (balapan) tentu akan memilih postur tubuh (bulu, sayap, bentuk kepala dan lainnya) ketimbang suara. Sementara pemelihara burung untuk koleksi menetapkan dua kriteria tersebut untuk burung koleksinya.
  • Pertimbangan terakhir yang perlu diperhatikan untuk memilih burung adalah kesehatan burung yang akan kita beli. Perhatikan secara teliti dan sabar postur tubuh burung, amati juga suara dan gerakannya. Burung yang sehat akan cenderung, lincah, agresif dan tidak mau diam gerakannya, bersuara keras dan los. Tidak lemah atau berkicau setengah hati. Bilamana memilih burung anakan lebih pada bentuk sayap dan jumlah bulu serta suaranya.
Baca:   Tips memilih lovebird prospek untuk lomba

Related Articles

Masalah utama pada burung kacer

Kacer adalah burung yang paling banyak di pelihara oleh penggemar burung kicauan yang ada diseluruh indonesia selain keberadaannya yang mudah didapatkan juga harganya yang cenderung masih murah, jadi mungkin itulah sebabnya semua permasalahan mengenai burung ini masih selalu menarik perhatian penggemar burung kicauan khususnya di indonesia. Permasalahan Utama Kacer Masalah utama yang kerap terjadi pada […]
Read more

Tips dan cara merawat indukan kenari yang mengerami telur

9 / 100 Indukan kenari mampu bertelur sebanyak 2 s/d 5 butir telur saat berkembang biak, namun rata-rata jumlah telur yang dihasilkan di penangkaran paling banyak 4 butir saja. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh faktor rawatan dan asupan pakannya. Berikut tips dan cara merawat indukan kenari yang sedang mengerami telur. Tips jika kenari bertelur di […]
Read more
Mengatasi lovebird turun kebawah tangkringan

Cara mengatasi lovebird turun ke bawah tangkringan

Burung lovebird yang kerap turun ke bawah tangkringan pada waktu dilombakan dikenal dengan istilah nebok atau ngelantai. Jika kondisi ini terus dilakukannya selama lomba berlangsung tentu dapat mengganggu penampilannya. Sebagai panduan, simak cara mengatasi lovebird turun ke bawah tangkringan berikut ini. Cara seting lovebird jantan untuk lombaTips dan cara memilih untulan lovebirdCara mengatasi lovebird yang […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Chat
Klik untuk chats
Hai,
Ada yang bisa kami bantu?