Pengobatan katarak dengan air perasan bunga kitolod

Mengatasi mata burung yang terkena katarak mungkin bisa dibilang suatu hal yang tidak mungkin disembuhkan dan kembali normal lagi,, itu anggapan kicaumania sebelumnya. lalu bagaimana mengobati dan mencegah katarak pada burung agar tidak melebar dan memperparah kondisi penglihatan si burung . kita ambil saja salah satu bahasan di kicaumania.or.id serta di beberapa website yang kebetulan membahas mengenai katarak dan pengobatannya pada manusia. dan tentu saja hal ini bisa diuji cobakan pada burung anda dengan resiko yang ditanggung sendiri 😀


Nama umum
Indonesia: Bunga bintang, kitolod
Malaysia: Lidah payau
Inggris: Star of Bethlehem


Klasifikasi
Kingdom : Plantae (tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (berpembuluh)
Superdivisio : Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisio : Magnoliophyta (berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub-kelas : Asteridae
Ordo : Campanulales
Familia : Campanulaceae
Spesies : Isotoma longiflora

Apa yang kita tahu mengenai tanaman kitolod ini? tanaman kitolod yang mempunyai nama ilmiah Laurentia longiflor ini semakin populer namanya setelah teruji berhasil menyembuhkan berbagai penyakit yang berhubungan dengan mata. Tanaman ini sebetulnya adalah tanaman liar yang bisa saja tumbuh di pinggir pinggir selokan, sungai bahkan di sela sela bebatuan yang lembab. tanaman ini juga mampu tumbuh di dataran rendah ataupun tinggi seperti halnya kota bogor dan jakarta. tanaman ini bisa diperbanyak dengan melalui penyebaran bijinya. 

Baca:   Antibiotik

Manfaat dari bunga kitolod 
Sudah lama digunakan masyarakat pedesaan, dengan memetik bunganya pada pagi hari, ketika bunga masih berembun. Embun yang menempel pada bunga kemudian diteteskan ke mata sebagai obat gangguan mata. Sebenarnya, tujuan pemberian obat tetes kitolod adalah untuk membersihkan dan membuka lapisan (kotoran) yang menempel pada kornea mata..

Pengobatan katarak pada burung kicauan 
Ambil beberapa putik bunga dari tanaman kitolod ini , lalu diperas dan diambil airnya, air perasan ini bisa disimpan dalam wadah obat tetes mata yang sudah habis atau bisa juga disimpan dalam wadah mangkuk dan dengan menggunakan  pipiet air tadi bisa langsung diteteskan ke mata burung yang sakit.
Pengobatan dengan tetesan kitolod dilakukan dua kali sehari, yakni satu kali pada sore menjelang malam dan satu kali pada pagi harinya. Setelah ditetesi kitolod agar lebih maksimal lagi pengobatannya bisa juga setelahnya mata dikompres dengan seduhan air sirih atau bunga melati untuk kemudian dilakukan pemijatan lembut sekitar mata yang terkena penyakit tersebut. 


cara lainnya dengan menggunakan propolis atau obat obatan khusus mata lainnya. 

Related Articles

Tips membersihkan sisik kaki yang tebal pada burung

Membersihkan sisik pada kaki burung memang sangat beresiko, terutama pada burung yang sudah mapan / jadi. dengan dicabutnya sisik kaki burung tersebut akan menimbulkan masalah baru pada burung yaitu stress dan kemurungan atau bahkan bisa membuat burung jinak menjadi giras. tetapi bagaimana jika burung terebut memiliki ring dikakinya dan jika didiamkan maka keberadaan ring tersebut […]
Read more

Mengobat penyakit mata pada LB

Lovebird yang terindikasi terkena penyakit mata harus secepatnya diobati dan dipisahkan dari burung sejenis lainnya agar tidak menulari burung lainnya. selain itu juga untuk menghindari dampak yang timbul dari sakit mata tersebut seperti katarak dan kematian karena mata yang tidak dapat melihat jelas makanannya sehingga badan LB menjadi kurus dan berpenyakitan. Untuk mengobati mata lb […]
Read more

Mendeteksi burung yang sakit

Burung merupakan hewan yang rentan terhadap kematian jika dibandingkan hewan mamalia, pada umumnya burung yang sakit dengan gejala tidak mau makan lebih dari satu hari saja akan berujung pada kematian jika tidak segera mendapat pertolongan pertama.  Mendeteksi burung yang sakit secara dini merupakan hal yang sangat penting agar nyawa burung dapat diselamatkan.  Gejala awal burung […]
Read more

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart Items

Empty cart

No products in the cart.

Return to Shop
Search for:
Kirim
Ada pertanyaan?
Powered by